Kamboja Pastikan Gelar Pemilu yang Jujur dan Adil

Minggu, 10 Juni 2018 - 01:42 WIB
Kamboja Pastikan Gelar...
Kamboja Pastikan Gelar Pemilu yang Jujur dan Adil
A A A
JAKARTA - Demokrasi di Indonesia jadi model bagi penyelenggaraan pemilu di Kamboja. Pemilu di negara tersebut akan diselenggarakan bulan depan. “Demokrasi di Indonesia telah menginspirasi banyak negara di Asia Tenggara dan kamboja juga telah belajar banyak dari perkembangan dan kemajuan demokrasi Indonesia,” kata Juru Bicara Partai Rakyat Kamboja (CPP), Yara Suos kepada wartawan dalam konfrensi pers di Jakarta, Sabtu (9/6).Perlu diketahui pada 29 Juli 2018 mendatang, Kamboja akan menyelenggarakan pemilu nasional. Ini adalah pemilu ke-6 di Kamboja. Untuk mewujudkan sistem demokrasi yang baik, Pemerintah Kamboja berharap dukungan dan melakukan pemantauan pemilu di negara tersebut.

“Salah satu upaya untuk membangun dan menyelenggarakan pemilu yang jujur, kamboja berharap perwakilan dari Indonesia menghadiri pemilu di kamboja sebagai pemantau pemilu nasional bulan depan untuk meniai kualitas pemilu di Kamboja,” ujar Yara, seperti tertuang dalam rilis yang diterima Sindonews.

Yara ingin masyarakat Indonesia tahu bahwa pemerintah Kamboja menjunjung tinggi demokrasi, bukan seperti persepsi yang berkembang di masyarakat Indonesia. “Selama ini pemilu yang diselenggarakan di Kamboja berjalan dengan sukses dan demokratis, sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Yara menuturkan hubungan Indonesia dan Kamboja sudah terjalin sejak lama, apalagi Perdana Menteri Negara Kamboja Hun Sen memiliki hubungan yang cukup erat dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

“Kami sudah bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla, beliau mendukung penuh terhadap demokrasi yang sudah berjalan di Kamboja,” ungkapnya. Yara menambahkan, Kamboja ingin mengundang perwakilan observer pemilu dari Indonesia untuk memonitor pelaksanaannya.

"Kami telah menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga, untuk bertukar pikiran membahas masalah demokrasi di Indonesia," ungkap Yara. Dalam lawatannya yang pertama ke Indonesia, Yara juga menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Yara menyebutkan, Jusuf Kalla sebagai tokoh perdamaian dan juga Ketua Centrist for Asia Pacific and Democrats International (CAPDI) menjadi sosok panutan bagi banyak warga Kamboja. "Pak JK mendukung proses demokrasi di Kamboja. Dan berharap agar pemilu berjalan dengan lancar," tutur Yara.
(esn)
Berita Terkait
Thailand dan Kamboja...
Thailand dan Kamboja Perang, Ini Respons Indonesia
Jadwal Piala AFF 2022...
Jadwal Piala AFF 2022 Grup A: Duel Seru Timnas Indonesia vs Kamboja!
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja: Suporter Mulai Padati GBK, Calo Tiket Berkeliaran
Perang Thailand-Kamboja...
Perang Thailand-Kamboja Bisa Seret Pihak Luar, Tak Belajar dari Konflik Indonesia-Malaysia
Piala AFF 2022: Pelatih...
Piala AFF 2022: Pelatih Kamboja Cari Celah Kalahkan Indonesia
Claudia Scheunemann...
Claudia Scheunemann Ancam Takhta Top Skor, Indonesia vs Kamboja di Final Piala AFF Putri 2024 Bakal Sengit
Berita Terkini
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
10 menit yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
25 menit yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
2 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
3 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved