Sidney Jones: Aman Abdurrahman Lebih Radikal ketimbang Baasyir

Kamis, 31 Mei 2018 - 06:22 WIB
Sidney Jones: Aman Abdurrahman...
Sidney Jones: Aman Abdurrahman Lebih Radikal ketimbang Baasyir
A A A
JAKARTA - Aman Abdurrahman, pemimpin spritiual Jemaah Ansharut Daulah (JAD) telah dituntut hukuman mati oleh jaksa pengadilan atas tuduhan jadi penggerak serangan bom di berbagai wilayah di Indonesia.

Pakar terorisme, Sidney Jones, menilai sosok Aman Abdurrahman lebih radikal ketimbang pemimpin spiritual Jemaah Islamiyah (JI), Abu Bakar Baasyir.

Aman Abdurrahman selama ini dituding sebagai tokoh JAD yang menyatakan dukungannya untuk kelompok ISIS di Timur Tengah.

Pada tahun 2014, dia mendirikan JAD, kelompok yang disalahkan atas serangkaian bom bunuh diri di Indonesia, termasuk pemboman Surabaya beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2004 dia pernah dijatuhi hukuman 7 tahun penjara karena mengorganisir kelas pembuatan bom di Cimanggis, Jawa Barat, tetapi dibebaskan setelah 4 tahun karena berperilaku baik.

Pada tahun 2010, dia dituding membantu mendanai kamp pelatihan teroris di Aceh, di mana dia dijatuhi hukuman 9 tahun penjara.

Sidney Jones, dari Institut Analisis Kebijakan Konflik (IPAC), mengatakan Aman Abdurrahman lebih radikal dan memiliki pengaruh yang lebih besar daripada Abu Bakar Baasyir.

Aman Abdurrahman mengatakan di pengadilan bahwa dia senang bertanggung jawab karena menginspirasi para pengikut untuk bersumpah setia kepada ISIS dan melakukan perjalanan ke Suriah untuk bergabung dengan "kekhalifahan".

Namun dia menegaskan bahwa dia tidak pernah mendorong atau memerintahkan pengikutnya untuk melakukan serangan apa pun di Indonesia.

Di pengadilan, Aman Abdurrahman mengutuk para pelaku bom bunuh diri di Surabya sebagai "orang sakit dan putus asa".

Menurut Sidney Jones , peran Aman Abdurrahman di JAD telah menurun secara substansial, karena dia ditempatkan di penjara isolasi. Di penjara itu, dia tidak lagi memiliki akses penuh ke telepon.

Tapi, dia masih sangat dihormati. Contoh, para narapidana kasus terorisme yang terlibat kerusuhan di penjara Mako Brimob beberapa waktu lalu menuntut untuk berbicara langsung dengan Aman Abdurrahman.

"(Aman) dilihat (oleh narapidana) sebagai seseorang yang bertubuh tinggi dan seseorang yang dihormati," kata Sidney Jones, seperti dikutip ABC, Kamis (31/5/2018).

"Apakah dia benar-benar akan menghadapi regu tembak? Mungkin. Tetapi pertama-tama dia harus dinyatakan bersalah, maka hakim harus setuju dengan jaksa bahwa kejahatannya menjamin hukuman mati."
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
6 menit yang lalu
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
1 jam yang lalu
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
1 jam yang lalu
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
2 jam yang lalu
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
2 jam yang lalu
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved