Korut Tuntut Korsel Pulangkan Belasan Pelayan yang Membelot

Minggu, 20 Mei 2018 - 13:22 WIB
Korut Tuntut Korsel...
Korut Tuntut Korsel Pulangkan Belasan Pelayan yang Membelot
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) menuntut agar Seoul memulangkan belasan pelayan yang melarikan diri ke Korea Selatan (Korsel) dua tahun lalu. Tuntutan ini muncul hanya beberapa hari setelah Pyongyang secara tiba-tiba membatalkan pertemuan antar Korea yang telah direncanakan setelah berminggu-minggu melakukan pendekatan sementara.

Masalah ini telah lama menjadi kontroversi, dengan Pyongyang mengklaim bahwa ke-13 pelayan tersebut diculik dari sebuah restoran yang dikelola Korut di China. Sementara Seoul menegaskan mereka membelot atas keinginan mereka sendiri.

Namun manajer restoran itu mengatakan dalam sebuah wawancara baru-baru ini ia berbohong kepada para wanita itu dan memeras mereka agar mengikutinya di bawah perintah agen mata-mata Korsel.

Nasib para perempuan itu bisa membahayakan hubungan antara kedua negara, bunyi pernyataan dari Palang Merah Korut yang diwartakan kantor berita resmi KCNA.

"Pihak berwenang Korea Selatan harus mengirim para perempuan itu ke keluarga mereka tanpa penundaan dan dengan demikian menunjukkan keinginan untuk meningkatkan hubungan Utara-Selatan," bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari AFP, Minggu (20/5/2018).

Pada pertemuan puncak bulan lalu di Zona Demiliterisasi yang membagi semenanjung itu, pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae-in berjanji untuk melanjutkan hingga denuklirisasi dan perjanjian damai.

Pencairan hubungan yang cepat dalam ketegangan pada awal tahun ini seiring Pyongyang membebaskan tiga tahanan AS dan mengundang media asing untuk menyaksikan penutupan situs uji coba nuklirnya menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) yang direncanakan antara Kim Jong-un dan Presiden Donald Trump di Singapura bulan depan.

Tapi Pyongyang "tanpa batas" menunda pertemuan tingkat tinggi dengan Korsel pekan lalu sebagai protes terhadap latihan militer bersama antara Seoul dan Washington dan juga mengancam akan membatalkan KTT Singapura.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
2 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved