Polisi Sita 284 Tas Mewah, Tak Disebut Punya Najib Razak

Jum'at, 18 Mei 2018 - 05:14 WIB
Polisi Sita 284 Tas...
Polisi Sita 284 Tas Mewah, Tak Disebut Punya Najib Razak
A A A
KUALA LUMPUR - Aparat Polisi Diraja Malaysia menyita 284 tas tangan mewah termasuk merek Hermes dan Birkin dalam operasi di tiga apartemen mewah. Operasi sejak semalam itu bagian dari investigasi kasus skandal korupsi di lembaga keuangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Selain 284 tas tangan mewah, polisi juga menyita 72 tas bagasi berisi uang tunai dan perhiasan. Tiga apartemen yang digeledah berlokasi di Bukit Bintang. Namun, polisi tak menyebut apartemen itu milik Najib atau bukan.

Direktur Commercial Crime Investigation Department (CCID) Kepolisian Federal Malaysia, Amar Singh, mengatakan bahwa dia belum bisa memberikan perkiraan nilai barang-barang yang disita. Alasannya, jumlah barang sitaan terlalu banyak.

Hanya saja dia membenarkan bahwa tas merek Hermes dan Birkin yang harganya mencapai USD12.000 berada di antara barang yang disita.

Selain menggeledah tiga apartemen di Pavilion Residences Bukit Bintang, operasi serupa juga menyasar Kantor Najib Razak, kediaman resmi Najib, dan empat rumah yang pernah dihuni Najib.

Apartemen di Paviliun Residences tidak dihuni pada saat itu penggeledahan berlangsung. Menurut Amar, tak ada hambatan bagi polisi dalam menjalankan operasi.

Amar mengatakan satu unit apartemen yang digeledah terdaftar atas nama "Tan Sri". Dia menolak membocorkan lebih banyak rincian hasil operasi.

"Kami akan segera membuat pengumuman tentang detail barang yang disita setelah kami merampungkannya," ujarnya, yang dikutip Free Malaysia Today, Jumat (18/5/2018).

Polisi menyelesaikan operasi mereka di Pavilion Residences sebelum pukul 02.00 dini hari tadi.

Amar mengatakan satuan tugas polisi juga menyita dokumen yang terkait investigasi skandal korupsi 1MDB dari Kantor Perdana Menteri pada hari Rabu lalu.

Polisi, lanjut dia, masih berusaha memeriksa brankas di kediaman Najib di Taman Duta.

Pengacara Najib mengklaim bahwa kliennya merasa dilecehkan oleh pemeriksaan polisi di kediamannya di Taman Duta yang berlangsung sekitar 18 jam. Namun, Amar menegaskan bahwa polisi bertindak secara profesional.

"Motif kami adalah untuk tidak melecehkan atau mengganggu siapa pun, tetapi ini adalah kasus profil tinggi dan kami sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika pencarian kami harus menyita lamanya waktu tertentu, itu akan memakan waktu yang lama. Kami melakukannya. secermat mungkin," ujar Amar.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
27 menit yang lalu
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
51 menit yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
1 jam yang lalu
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
2 jam yang lalu
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
2 jam yang lalu
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved