Mantan Presiden Taiwan Dipenjara 4 Bulan

Rabu, 16 Mei 2018 - 11:49 WIB
Mantan Presiden Taiwan...
Mantan Presiden Taiwan Dipenjara 4 Bulan
A A A
TAIPEI - Pengadilan di Taiwan memvonis mantan Presiden Ma Ying-jeou empat bulan penjara karena membocorkan informasi terkait keamanan nasional.

Ma bertekad mengajukan banding atas vonis pengadilan tersebut. Meski demikian, dia dapat menghindari penjara dengan membayar denda.

Ini merupakan vonis pertama dari sejumlah gugatan hukum terhadap Ma sejak selesai menjabat pada 2015. Pengadilan Tinggi Taiwan mencabut keputusan pengadilan rendah yang sebelumnya menyatakan dia tidak bersalah.

“Ma Ying-jeou melanggar Undang-Undang Komunikasi dan Pengawasan. Hukuman untuk pelanggaran itu adalah penjara empat bulan,” papar vonis pengadilan.

Pengadilan menyatakan, Ma membocorkan informasi terkait keamanan nasional dan anggota parlemen oposisi Ker Chien-ming yang seharusnya rahasia negara. Hukuman Ma itu dapat dihindari dengan membayar denda sebesar USD4.019, sesuai hukum di Taiwan yang mengizinkan pembayaran denda untuk meringankan hukuman dan menghindari penahanan di penjara.

Ma menyatakan kepada media Taiwan bahwa dirinya berencana mengajukan banding. “Kasus ini jenis gugatan konstitusional. Apa yang saya perjuangkan bukan hanya hak saya sendiri, tapi terkait bagaimana otoritas presiden Taiwan pada masa depan tidak boleh dibatasi,” papar dia.

Dia menambahkan, “Selain itu, saya perlu menjelaskan masalah ini, saya jelas akan banding.”

Mantan pendukung oposisi Nasionalis atau Partai Kuomintang itu saat menjabat memiliki hubungan dekat dengan pemerintah China. Ma menjabat sebagai Presiden Taiwan sejak 2008 hingga 2016.

China menganggap Taiwan sebagai salah satu provinsinya dan akan disatukan kembali, meski dengan kekuatan militer. Beijing telah meningkatkan aktivitas yang dianggap Taiwan bersifat permusuhan dalam dua tahun terakhir setelah terpilihnya Tsai Ing-wen sebagai presiden menggantikan Ma. Tsai dianggap mendukung kemerdekaan Taiwan dari China.(Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Update Gempa Taiwan:...
Update Gempa Taiwan: 4 Orang tewas, 711 Terluka
Tri-Mountain Multiple...
Tri-Mountain Multiple Surprise Hadirkan Destinasi Slow Travel di Taiwan
Jelang Libur Imlek,...
Jelang Libur Imlek, Pasukan Militer Taiwan Pamer Kesiapan Tempur
Promosikan Pariwisata,...
Promosikan Pariwisata, Taiwan Hadirkan #KejarMobilTaiwan di Indonesia
Hadapi Militer China,...
Hadapi Militer China, Taiwan Mulai Pembangunan Kapal Selam Baru
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
47 menit yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
1 jam yang lalu
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
2 jam yang lalu
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
3 jam yang lalu
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
4 jam yang lalu
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved