Palestina: Relokasi Kedubes AS Tandai Hari Gelap untuk Perdamaian

Selasa, 15 Mei 2018 - 18:15 WIB
Palestina: Relokasi...
Palestina: Relokasi Kedubes AS Tandai Hari Gelap untuk Perdamaian
A A A
LONDON - Duta Besar Palestina untuk Inggris, Manuel Hassassian menyatakan, pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalem adalah pelanggaran terhadap hukum internasional dan menandai hari yang gelap untuk perdamaian.

"Hari ini adalah hari yang gelap untuk perdamaian dan hari yang gelap bagi orang Palestina," kata Hassassian dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (15/4).

"Pada malam peringatan 70 tahun pengusiran paksa orang-orang Palestina dan penghancuran masyarakat mereka, dalam apa yang kami namai Nakba, AS sedang memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem yang bertentangan dengan hukum internasional dan resolusi PBB," sambungnya.

Dia lalu menyatakan bahwa Otoritas Palestina (PA) telah memutuskan semua kontak dengan pemerintahan AS saat ini atas dukungannya yang jelas bagi Israel. "PA harus menghadapi kenyataan baru dengan kegigihan dan pragmatisme," ucapnya.

Sebelumnya, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan kecaman ketas atas pembukaan kedubes AS di Yerusalem. OKI menyebut pembukaan, yang menandai relokasi kedubes itu adalah sebuah bentuk penghinaan terhadap hukum internasional.

OKI mengatakan bahwa status Al Quds Al Sharif atau Yerusalem adalah akar dari OKI, untuk Umat Muslim, dan untuk agama-agama lain. Oleh karena itu, lanjut OKI memerlukan perlindungan dan pelestarian dari dimensi spiritual, agama dan budaya yang unik, seperti yang disampaikan dalam resolusi PBB yang relevan dan penentuan status Yerusalem harus dan harus diselesaikan melalui negosiasi sesuai dengan Resolusi PBB yang relevan.

Organisasi itu menambahkan, mereka akan mengejar semua jalan hukum, politik, dan legislatif yang tersedia di tingkat nasional dan internasional untuk menghadapi dan menghentikan rezim pemukiman Israel di Wilayah Pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem Timur.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Palestina Tiba...
Timnas Palestina Tiba di Indonesia, Yel-Yel Ahlan Wa Sahlan Menggema
Palestina Desak Belanda...
Palestina Desak Belanda Mengakui Negara Palestina
Aksi Bela Palestina,...
Aksi Bela Palestina, Ratusan Nelayan Mabak Gelar Aksi di Lautan Merak
Ikut Aksi Bela Palestina,...
Ikut Aksi Bela Palestina, Hidayat Nur Wahid Minta Prabowo Tegas Bela Kemerdekaan Palestina
Ribuan Warga Kembali...
Ribuan Warga Kembali ke Rumah Mereka meski Kota Gaza telah Hancur
Brigade Jenin Tolak...
Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
2 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved