Besok, Dewan Pengampunan Malaysia Bahas Pembebasan Anwar Ibrahim

Selasa, 15 Mei 2018 - 11:17 WIB
Besok, Dewan Pengampunan...
Besok, Dewan Pengampunan Malaysia Bahas Pembebasan Anwar Ibrahim
A A A
KUALA LUMPUR - Dewan pengampunan Malaysia akan bertemu pada Rabu (16/5/2018) besok di Ibu Kota Kuala Lumpur untuk membahas pembebasan pemimpin reformis yang dipenjara Anwar Ibrahim. Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak istana dan partainya.

Anwar (70) menjalani hukuman penjara lima tahun kedua untuk sodomi, yang merupakan kejahatan di Malaysia. Ia dan pendukungnya mengatakan tuduhan itu bermotif politik. Pengampunan kerajaan akan mengakhiri hukuman terhadap Anwar dan membuatnya memenuhi syarat untuk secara aktif berpartisipasi dalam politik.

Beberapa orang di Partai Keadilan Rakyat (PKR) mengharapkan Anwar akan dibebaskan pada Rabu esok dari rumah sakit tempat ia selama beberapa bulan terakhir memulihkan diri dari operasi bahu. Tetapi tidak ada konfirmasi resmi tentang kemungkinan tanggal pembebasan.

PKR berkoalisi dengan pemimpin Malaysia berusia 92 tahun, Mahathir Mohamad, untuk memenangkan pemilihan umum pekan lalu. Mahathir, yang telah dilantik sebagai perdana menteri untuk masa berkuasa kedua kalinya, telah berjanji selama kampanye untuk mendapatkan pengampunan bagi Anwar dan kemudian mengundurkan diri serta memberinya jabatan perdana menteri.

"Semua dokumentasi untuk permohonan grasi sudah selesai dan lengkap," kata anggota PKR, Sivarasa Rasiah dalam sebuah pernyataan.

"Perdana menteri telah memberikan kepastian bahwa pertemuan dewan pengampunan akan dilanjutkan seperti yang dijadwalkan sekarang pukul 11 ​​pagi pada hari Rabu," imbuhnya seperti dilansir dari Reuters, Selasa (15/5/2018).

Mahathir sendiri berjanji untuk menyelidiki kesalahan yang dilakukan oleh pemerintah Perdana Menteri Najib Razak yang digulingkan. Ia juga mengatakan semua kementerian telah diperintahkan untuk tidak menghancurkan dokumen apa pun.

Perdana Menteri tertua di dunia itu mengumumkan akan menunjuk seorang kepala komisi antikorupsi baru dan menggantikan jaksa agung yang telah membersihkan Najib dari kesalahan dalam skandal multi-miliar dolar yang terkait dengan dana negara di 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Pemerintah juga telah memindahkan birokrat tertinggi di kementerian keuangan dengan segera ketika ketua badan perkebunan kelapa sawit negara itu, Felda, mengundurkan diri.

Berita dugaan korupsi pecah pada tahun 2015 di mana sekitar USD700 juta yang diduga dicuri dari 1MDB telah masuk ke rekening bank pribadi milik Najib. Najib mengatakan bahwa deposit itu adalah sumbangan dari anggota keluarga kerajaan Saudi yang tidak disebutkan namanya yang sebagian besar telah dikembalikan.

Najib membentuk 1MDB pada tahun 2009 dan sebelumnya menjabat sebagai ketua dewan penasehatnya. Ia dan lembaga itu telah membantah melakukan kesalahan.

Mahathir telah mengeluarkan larangan bagi Najib untuk meninggalkan negara itu pada akhir pekan lalu.

Baca: Terkonfirmasi, Imigrasi Malaysia Cegah Najib Razak ke Luar Negeri
(ian)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
28 menit yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
1 jam yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
2 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
3 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved