Dukung Aksi Boikot, Israel Usir Aktivis HRW

Kamis, 10 Mei 2018 - 04:48 WIB
Dukung Aksi Boikot,...
Dukung Aksi Boikot, Israel Usir Aktivis HRW
A A A
TEL AVIV - Israel telah memerintahkan perwakilan senior Human Rights Watch (HRW) di negara itu untuk pergi dalam waktu 14 hari.

Kementerian dalam negeri Israel mengatakan pihaknya telah menghentikan izin tinggal dari Omar Shakir, yang merupakan warga negara Amerika Serikat (AS), karena ia telah mendukung boikot terhadap Israel.

Ini berdasarkan keputusan pada dokumen pemerintah yang meliputi kegiatannya selama dekade terakhir, hampir semuanya melampaui pekerjaannya dari HRW. Namun HRW bersikeras bahwa baik mereka maupun Shakir tidak mempromosikan boikot terhadap Israel.

"Ini bukan tentang Shakir, melainkan tentang memberangus Human Rights Watch dan menutup kritik terhadap catatan pelanggaran hak asasi manusia Israel," kata Iain Levine, wakil direktur eksekutif organisasi yang berbasis di New York itu seperti dikutip dari laman BBC, Kamis (10/5/2018).

"Menyusun dokumen dan mendeportasi pembela hak asasi manusia adalah halaman dari buku pedoman layanan keamanan Rusia atau Mesir," imbuhnya.

Israel awalnya tahun lalu menolak untuk memberikan HRW izin untuk mempekerjakan Shakir sebagai ahli asing. Tel Aviv kemudian memberinya visa satu tahun setelah kritik dari AS.

Dalam sebuah surat tertanggal Senin, kementerian dalam negeri negara Zionis itu menggambarkan direktur HRW Israel dan Palestina sebagai "aktivis" untuk gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS), yang mengkampanyekan pemboikotan menyeluruh terhadap Israel atas kebijakannya terhadap Palestina.

Israel mengatakan bahwa BDS menentang keberadaan negara itu dan dimotivasi oleh sikap anti-Semitisme. Mei lalu, Israel meloloskan undang-undang yang menolak masuk ke orang-orang yang memiliki hubungan ke BDS.

"Tidak dapat dibayangkan bahwa seorang aktivis boikot dapat menerima izin untuk tetap di Israel sehingga ia dapat bertindak dengan segala cara yang mungkin melawan negara. Saya akan menggunakan segala cara untuk mengusir orang-orang seperti itu dari negara," kata Menteri Dalam Negeri Aryeh Deri pada hari Selasa.

HRW menolak penggambaran pemerintah Israel atas Shakir dan mengatakan pihaknya telah menunjuk seorang pengacara untuk menentang keputusan di hadapan pengadilan Israel.

Ini pertama kalinya sejak HRW mulai beroperasi di Israel dan Wilayah Palestina 30 tahun yang lalu bahwa salah satu aktivisnya diusir.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia lainnya juga mengkritik pengusiran Shakir. Amnesty International menyebutnya sebagai tanda lain yang mengkhawatirkan intoleransi negara itu terhadap suara kritis.

Sementara Organisasi Israel B'Tselem mengatakan itu adalah "tanda zaman".
(ian)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
1 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
2 jam yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
3 jam yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
4 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
5 jam yang lalu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved