Obama Sebut Trump Telah Salah Jalan

Rabu, 09 Mei 2018 - 15:32 WIB
Obama Sebut Trump Telah...
Obama Sebut Trump Telah Salah Jalan
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama melemparkan kritikan tajam kepada Donald Trump atas keputusannya menarik mundur AS dari kesepakatan nuklir Iran. Obama menyebut Trump telah salah arah, dengan memutuskan mundur dari kesepakatan itu.

"Berjalan menjauh dari JCPOA, berbalik dari sekutu terdekat Amerika dan kesepakatan yang diplomat, ilmuwan, dan profesional intelijen negara kita negosiasikan," kata Obama melalui akun Twitternya menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (9/5).

"Dalam demokrasi, akan selalu ada perubahan dalam kebijakan dan prioritas dari satu pemerintahan ke pemerintahan yang lain. Tetapi ketidaksepakatan yang konsisten dari perjanjian bahwa negara kita adalah pihak yang berisiko mengikis kredibilitas Amerika dan menempatkan kita bertentangan dengan kekuatan utama dunia," sambungnya.

Obama kemudian menuturkan, bahwa perjanjian yang dicapai pada tahun 2015 bukan hanya kesepakatan antara pemerintahan dia dahulu dan pemerintah Iran, tapi kesepakatan internasional.

"Setelah bertahun-tahun membangun koalisi internasional yang dapat memberlakukan sanksi yang melumpuhkan terhadap Iran, kami akhirnya mencapai JCPOA bersama dengan Inggris, Perancis, Jerman, Uni Eropa, Rusia, China dan Iran. Ini adalah kesepakatan kontrol senjata multilateral, dengan suara bulat didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB," imbuhnya.

Senada dengan Obama, mantan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menyatakan mundur dari kesepakatan nuklir adalah sebuah kesalahan besar. Dia menyebut, dengan menjauh dari kesepakatan itu, membuat AS semakin tidak aman.

"Alih-alih membangun langkah-langkah verifikasi nonproliferasi yang belum pernah ada sebelumnya, keputusan ini berisiko membuang mereka dan menyeret dunia kembali ke jurang yang kita hadapi beberapa tahun yang lalu. Tingkat kerusakan akan tergantung pada apa yang bisa dilakukan Eropa untuk mengadakan perjanjian nuklir bersama, dan itu akan bergantung pada reaksi Iran," ucap Kerry.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
30 menit yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
52 menit yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
1 jam yang lalu
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
1 jam yang lalu
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 jam yang lalu
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved