10 Jet Tempur Rusia dengan Rudal Hipersonik Kinzhal Dites Tempur

Minggu, 06 Mei 2018 - 03:08 WIB
10 Jet Tempur Rusia...
10 Jet Tempur Rusia dengan Rudal Hipersonik Kinzhal Dites Tempur
A A A
MOSKOW - Sepuluh jet tempur MiG-31K Rusia yang dilengkapi dengan rudal hipersonik Kinzhal sedang menjalani tes tempur. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov kepada Zvezda TV, hari Sabtu.

"Ini adalah senjata mutakhir, yaitu rudal jarak jauh hipersonik yang mampu mengatasi rudal pertahanan udara. Itu tak terkalahkan, memiliki kekuatan tempur dan potensi yang serius. MIG-31 adalah pesawat induknya sebagai jet yang paling cocok untuk mempercepat rudal ini pada kecepatan yang dibutuhkan," katanya.

"Untuk mendukung bahwa itu bukan sesuatu yang eksotis, (saya akan mengatakan) hari ini sepuluh jet telah melakukan tugas uji coba dan siap digunakan tergantung pada situasi," ujar Borisov yang dikutip kantor berita TASS, Minggu (6/5/2018).

Proyek dari platform rudal hipersonik Kinzhal diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato kenegaraan di Majelis Federal pada tanggal 1 Maret 2018.

Menurut Putin, misil Kinzhal bisa terbang lebih dari 10 kali kecepatan suara, mampu melakukan manuver dan mengatasi sistem pertahanan pertahanan anti-balistik dan sistem pertahanan udara yang ada dan di masa depan. Sejak 1 Desember 2017, sistem rudal hipersonik Kinzhal telah menjalani uji terbang dan tes tempur.

Awalnya, MiG-31BM menjadi pesawat jet tempur yang diandalkan untuk membawa sistem rudal hipersonik Kinzhal. Namun, belakangan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa MiG-31K telah dipilih sebagai pembawa rudal hipersonik tersebut.

Rudal hipersonik yang mampu membawa hulu ledak nuklir itu akan ikut pamerkan dalam parade militer Victory Day pada 9 Mei nanti. Borisov juga mengatakan bahwa sistem senjata tempur laser peresvet kemungkinan ikut ditampilkan dalam parade militer.

Namun, senjata laser itu butuh waktu sekitar tiga tahun lagi untuk siap digunakan dalam peretempuran. "Saya pikir itu mungkin dalam dua atau tiga tahun, karena pekerjaan sedang dilakukan untuk meng-upgrade kompleks. Jika hari ini membutuhkan lebih banyak kendaraan pendukung, itu akan sangat bisa segera. Mungkin, kami akan menunjukkannya kepada publik juga," kata Borisov.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
13 menit yang lalu
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
1 jam yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
1 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
2 jam yang lalu
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
2 jam yang lalu
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved