Di Forum Ulama Dunia Jokowi Singgung Radikalisme Menyebar via Medsos

Selasa, 01 Mei 2018 - 17:34 WIB
Di Forum Ulama Dunia...
Di Forum Ulama Dunia Jokowi Singgung Radikalisme Menyebar via Medsos
A A A
BOGOR - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dunia Islam saat ini menghadapi banyak tantangan baru. Salah satunya, perkembangan teknologi yang disalahgunakan untuk menyebarkan radikalisme.

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi mustahil untuk dibendung.

Dia mengibaratkan perkembangan teknologi komunikasi seperti dua mata pisau. Jika dimanfaatkan dengan bijak, maka dapat membawa dampak positif bagi dunia Islam. Namun, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan paham radikalisme.

"Harus diakui bahwa terjadi banyak kemajuan di negara-negara Muslim, pembangunan ekonomi, politik dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara-negara Muslim berkembang begitu pesatnya. Pembangunan di negara-negara Muslim tidak kalah dibanding negara-negara di belahan dunia yang lain," ujar Presiden Jokowi pada Selasa (1/5/2018).

"Namun di sisi lain terdapat perkembangan yang menggelisahkan di berbagai belahan dunia, teknologi komunikasi yang berkembang pesat, penggunaan media sosial (medsos) yang meluas membawa implikasi yang signifikan," lanjut Jokowi.

"Di satu sisi dapat meningkatkan interaksi, tapi di sisi lain media sosial juga digunakan untuk menyebarluaskan ujaran kebencian, bahkan digunakan untuk menyebarluaskan radikalisme," kritik mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi melanjutkan, kondisi seperti itu membuat tantangan yang lebih berat untuk menyebarkan Islam yang wasattiyat. Oleh karena itu, dia menyambut diselenggarakannya konsultasi tingkat tinggi mengenai wasatiyyat Islam atau konsep jalan tengah Islam yang dimulai hari ini.

"Indonesia menyambut gembira menguatnya semangat moderasi dalam gerakan besar dunia Islam. Kami menyambut gembira forum konsultasi tingkat tinggi ini agar kita bisa berbagi pengalaman termasuk mengembangkan toleransi," papar Jokowi.

"Agar kita berbagi pengalaman dalam syura, dalam mengembangkan musyawarah, agar kita berbagi pengalaman dalam tawasuth dalam mengambil jalan tengah, agar kita mengambil pengalaman menjadi pelopor kemaslahatan umat manusia," imbuh dia.

"Saya meyakini masih banyak lagi yang akan dibahas dan disepakati dalam forum konsulatasi ini.

Menurutnya, selain berbagi pengalaman Jokowi menyerukan gerakan wasatiyah Islam yang mendunia."Yang dapat menginsipirasi para pemimpin, para ulama, para kaum muda dan umat Islam agar tetap teguh pada jalur moderasi Islam," katanya.
(mas)
Berita Terkait
RI akan Hadiri Pertemuan...
RI akan Hadiri Pertemuan Darurat OKI Bahas Rencana Aneksasi Israel
Negara-negara yang Bergabung...
Negara-negara yang Bergabung dengan OKI, Ada Indonesia
Ragam Wastra Nusa Tenggara...
Ragam Wastra Nusa Tenggara Dipamerkan di JMFW 2023, Oki Setiana Dewi: Indonesia Sangat Kaya
Gelar Seminar, Indonesia...
Gelar Seminar, Indonesia Syiar Network Gandeng Oki Setiana Dewi
Lantik 30 Pejabat, Bupati...
Lantik 30 Pejabat, Bupati OKI Warning Kinerja ASN Harus Maksimal
Evaluasi Gugas Tugas:...
Evaluasi Gugas Tugas: Ini Upaya Strategis Penanganan Corona di OKI
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
1 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
2 jam yang lalu
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
4 jam yang lalu
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
5 jam yang lalu
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved