Eks Bos FBI Sebut Gaya Kepemimpinan Trump Mirip Bos Mafia

Rabu, 18 April 2018 - 14:02 WIB
Eks Bos FBI Sebut Gaya...
Eks Bos FBI Sebut Gaya Kepemimpinan Trump Mirip Bos Mafia
A A A
WASHINGTON - Mantan Direktur FBI James Comey menyebut gaya kepemimpinan Preside Amerika Serikat (AS) Donald Trump sangat mirip dengan bos mafia. Ia mengatakan hal itu dalam sebuah acara talk show.

Comey muncul di acara talk show tersebut untuk mempromosikan memoarnya. Ia pun ditanya tentang bagaimana dia menjelaskan dalam buku itu bahwa orang-orang di sekitar Trump memiliki gaya seperti mafia Amerika atau "Cosa Nostra".

"Gaya kepemimpinan sebenarnya sangat mirip," kata COmey

“Saya tidak bermaksud menyebutnya melanggar aturan atau memeras penjaga toko. Maksud saya dalam arti saat dia memimpin, semuanya tentang bos," jelasnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (18/4/2018).

Comey mengatakan bahwa Trump tampaknya kekurangan titik referensi eksternal dalam hidupnya, seperti agama atau sejarah, yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin yang etis.

Comey menambahkan bahwa Trump bisa menjadi pemimpin yang lebih etis jika ia mengelilingi dirinya sendiri dengan orang-orang yang dapat berfungsi sebagai titik referensi eksternal.

"Tapi, saya tidak optimis," kata Comey, yang tampak santai saat mengenakan kemeja hitam, celana panjang, dan blazer abu-abu.

Comey dipecat oleh Trump pada Mei tahun lalu karena FBI menyelidiki kemungkinan hubungan antara tim kampanye presiden Trump 2016 dan campur tangan Rusia dalam pemilu AS.

Mengacu pada pemecatan Comey, Colbert bertanya kepadanya apakah dia terkejut bahwa dia mendapat "pukulan."

“Saya sebenarnya cukup terkejut karena saya pikir saya memimpin penyelidikan Rusia,” jawab Comey setelah tertawa.

"Meskipun hubungan kami menjadi tegang, tidak mungkin saya akan dipecat atau dipukul," imbuhnya.

Rusia membantah campur tangan dalam pemilu dan Trump membantah adanya kolusi atau aktivitas yang tidak benar.

Para komentator konservatif, seperti pembawa acara Fox News, Tucker Carlson, telah menyerang Comey sebagai partisan dan bimbang dalam menangani skandal email kampanye calon presiden Hillary Clinton pada 2016 lalu. Yang lain, seperti mantan profesor hukum Harvard Alan Dershowitz, telah mengecam Comey karena membocorkan memo tentang diskusinya dengan Trump.

Sementara itu, Trump telah berulang kali membuat cuitan menghina Comey, seperti memanggilnya "bola lendir," menjelang peluncuran bukunya, menantang tuduhan yang dibuat dalam buku dan integritas penulis.

“Dia menge-tweet saya mungkin 50 kali. Saya sudah pergi selama setahun. Saya seperti orang putus cinta, dia tidak bisa melupakan,” ledek Comey.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
34 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
1 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
3 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
4 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved