Tegang dengan China, Presiden Taiwan Pimpin Latihan Militer

Jum'at, 13 April 2018 - 16:45 WIB
Tegang dengan China,...
Tegang dengan China, Presiden Taiwan Pimpin Latihan Militer
A A A
SUAO - Pada saat ketegangan dengan Beijing meningkat, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen memimpin latihan militer pada Jumat (13/4/2018). Latihan yang melibatkan angkatan laut itu merupakan yang pertama kalinya dia pimpin sejak menjabat sebagai presiden tahun 2016.

Latihan militer Taiwan hanya berselang beberapa hari setelah angkatan laut China pamer kekuatan terbesarnya di Laut China Selatan dan mengumumkan rencananya untuk mengadakan latihan militer di Selat Taiwan pada hari Rabu mendatang.

China tidak pernah mengakui Taiwan sebagai negara dan tetap menganggapnya sebagai provinsinya yang membangkang.

Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, Presiden Tsai naik kapal perang dari Suao di pantai timur Taiwan untuk mengamati latihan. Latihan ini bertujuan untuk menguji kemampuan tanggap cepat militer guna membela Taiwan.

"Saya percaya warga negara kami harus merasa sangat yakin tentang tekad tentara kami untuk membela dan melindungi negara kami," kata Tsai, yang merupakan komandan utama angkatan bersenjata Taiwan, saat berada di atas kapal perang setelah latihan, seperti dikutip Reuters.

Ditanya wartawan apakah aksinya bertujuan untuk bersaing dengan Presiden China Xi Jinping, Tsai mendesak semua pihak untuk tidak terlalu membaca situasi. Menurutnya, apa yang dia lakukan hari ini hanya yang pertama dari rangkaian latihan militer.

Menurutnya, militer dapat melindungi Taiwan. Dia berencana untuk perjalanannya ke Swaziland, di Afrika selatan, yang dijadwalkan berlangsung hari Selasa nanti hingga 21 April 2018.

Terkait ketegangan dengan Beijing, Tsai mendesak China untuk terlibat dalam komunikasi rasional guna memastikan perdamaian di Selat Taiwan.

Permusuhan dengan China telah meningkat sejak Tsai terpilih sebagai presiden Taiwan. Dia tidak disukai Beijing karena ingin mendorong kemerdekaan Taiwan secara resmi, yang oleh China dianggap melanggar "garis merah".

Taipei juga mendekati Washington yang merupakan rival utama Beijing. Administrasi Trump bahkan telah menyetujui lisensi pemasaran yang diperlukan oleh produsen Amerika untuk menjual teknologi ke Taiwan yang akan memungkinkan kapal selam dibangun di wilayah tersebut.

Menurut Tsai, lisensi itu merupakan langkah penting dan memacu rencana Taiwan untuk membangun kapal angkatan lautnya sendiri.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Hadapi Militer China,...
Hadapi Militer China, Taiwan Mulai Pembangunan Kapal Selam Baru
Rudal DF-26D Pembunuh...
Rudal DF-26D Pembunuh Kapal Induk dari China Bikin Amerika Cemas
China Gelar Patroli...
China Gelar Patroli Tempur Dekat Wilayah Taiwan
Beredar Video Tank dan...
Beredar Video Tank dan Rudal China Dikerahkan ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
9 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
10 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
11 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
12 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
13 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
14 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved