Gadis Muslim 8 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Picu Ketegangan di India

Jum'at, 13 April 2018 - 11:12 WIB
Gadis Muslim 8 Tahun...
Gadis Muslim 8 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Picu Ketegangan di India
A A A
NEW DELHI - Asifa Bano adalah gadis Muslim berusia delapan tahun di India. Dia tewas dibunuh setelah sebelumnya diperkosa oleh sekitar delapan pria pada Januari lalu.

Kasus ini memicu ketegangan di kalangan masyarakat karena delapan tersangka merupakan warga Hindu. Demonstrasi menuntut keadilan bagi Asifa bermunculan di berbagai wilayah, lantaran sejumlah politisi terkesan membela para tersangka.

Asifa hanyalah gadis penggembala kuda di padang rumput di India utara. Pada Januari lalu, dia mengikuti seorang pria ke hutan. Beberapa hari kemudian, tubuhnya ditemukan tak bernyawa di hutan tersebut.

Polisi di India mengatakan bahwa Asifa diberi obat penenang, dan selama tiga hari dia diperkosa beberapa kali oleh pria yang berbeda. Asifa akhirnya dicekik pada 17 Januari.

Untuk memastikan gadis itu tewas, para pembunuh Asifa memukul kepalanya dua kali dengan batu. Laporan penyebab kematian Asifa ini merupakan dokumen laporan polisi di negara bagian Jammu yang diterbitkan oleh situs berita India, Firstpost.
Gadis Muslim 8 Tahun Diperkosa dan Dibunuh Picu Ketegangan di India
Para demonstran menutut keadilan atas kematian Asifa Bano. Foto/Stuff

Dalam beberapa bulan sejak itu, kematian Asifa telah memicu ketegangan dan gesekan agama di India. Beberapa pihak mengecam kekerasan seksual dan menuntut keadilan untuk keluarga Asifa, sedangkan pihak lainnya membela para pria yang dituduh sebagai pelaku.

Asifa tercatat sebagai gadis Muslim dari suku Bakarwal. Ayah Asifa, Mohammad Yusuf Pujwala, mengatakan kepada New York Times bahwa dia yakin putrinya dibunuh oleh para pria Hindu dengan tujuan semata-mata mengusir komunitasnya.

Ketegangan semakin memanas, ketika polisi mengumumkan bhwa gadis cilik itu dibunuh di sebuah kuil Hindu. Polisi bahkan menyatakan bahwa penjaga kuil merencanakan kematian tersebut.

"Asifa adalah pion. Seorang anak berusia 8 tahun yang menjadi sasaran empuk," kata pihak kepolisian setempat dalam sebuah pernyataan.

Pada Senin lalu, sebuah adegan kacau muncul di luar gedung pengadilan di Jammu dan Kashmir, ketika sekelompok pengacara Hindu mencoba secara fisik menghentikan polisi mengajukan tuntutan terhadap para tersangka.

Para pengacara dalam sebuah pernyataan berpendapat bahwa pemerintah telah gagal memahami sentimen dari orang-orang India.

Meski mendapat tekanan dari para pembela tersangka, polisi berhasil menyelesaikan dokumen tuduhan terhadap para tersangka, termasuk empat polisi dan seorang pensiunan pejabat pemerintah.

Protes kini telah menyebar ke banyak tempat di Kathua. Para aktivis Hindu berpendapat bahwa beberapa petugas polisi yang bekerja pada kasus ini tidak dapat dipercaya. Puluhan perempuan Hindu bahkan memblokir jalan raya dan mengorganisir aksi mogok makan dengan dalih "membela agama".

"Mereka menentang agama kami," kata Bimla Devi, seorang pengunjuk rasa kepada New York Times, yang dikutip Jumat (13/4/2018). Dia mengatakan bahwa jika orang-orang yang dituduh tidak dibebaskan, para demonstran akan membakar diri.

Para pengacara, bersama dengan kelompok yang berafiliasi dengan Partai Bharatiya Janata (BJP), partai nasionalis Hindu yang berkuasa di India, bertempur atas dasar prasangka agama. Padahal, para pendukung BJP terkenal penentang kekerasan seksual.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
1 jam yang lalu
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
2 jam yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
2 jam yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
3 jam yang lalu
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
3 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved