China Klaim Buat Radar yang Dapat Melacak Nyamuk Sejauh 1 Mil

Sabtu, 31 Maret 2018 - 05:53 WIB
China Klaim Buat Radar...
China Klaim Buat Radar yang Dapat Melacak Nyamuk Sejauh 1 Mil
A A A
BEIJING - Ilmuwan China mengklaim mereka mengembangkan radar yang sangat sensitif sehingga dapat mendeteksi nyamuk terbang lebih dari satu mil jauhnya.

Menurut salah satu peneliti yang terlibat dalam proyek pemerintah ini, perangkat canggih tersebut menggunakan teknologi militer terbaru untuk mengukur kecepatan sayap individu serangga.

Diperkirakan peralatan tersebut dapat digunakan untuk melacak nyamuk yang bermigrasi dan memperingatkan orang-orang yang berisiko dari penyakit seperti malaria dan zika.

Pengembangan radar ini mengikuti berita tahun lalu bahwa China membuat radar kuat yang dapat mendeteksi pesawat siluman.

"Mengidentifikasi dan melacak individu, target berukuran nyamuk bukan lagi fiksi ilmiah," ujar seorang peneliti yang ingin identitasnya dirahasiakan.

“Kami sebenarnya cukup dekat untuk membawa teknologi ini keluar dari laboratorium dan menggunakannya untuk menyelamatkan nyawa,” sambungnya seperti dikutip Independent dari South China Morning Post, Sabtu (31/3/2018).

Ilmuwan itu mengatakan untuk memimpin proyek, Teng Long, dari Institut Teknologi Beijing (BIT), telah turut menulis beberapa makalah penelitian tentang masalah ini.

Pada 2016 ia mengusulkan metode baru untuk memperoleh lintasan penerbangan 3D dari individu serangga.

Tahun lalu makalahnya pengukuran Micro-Doppler dari frekuensi wing-beat serangga dengan radar koheren W-band menunjukkan radar dapat digunakan untuk identifikasi spesies.

Timnya dilaporkan diberi lebih dari 82 juta yuan (9,2 juta pound) oleh pemerintah guna membangun radar pendeteksi nyamuk berukuran penuh untuk dilakukan pengujian lapangan.

Sebuah laporan oleh International Institute of Strategic Studies baru-baru ini memperingatkan bahwa China menantang supremasi militer Barat dengan memperluas kemampuan militernya, dengan pesawat tempur siluman yang akan digunakan oleh militer pada tahun 2020.
(ian)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
28 menit yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
1 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
2 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
2 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
3 jam yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved