Dubes RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Dalam Kebakaran Mal di Rusia
Senin, 26 Maret 2018 - 16:27 WIB
Dubes RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Dalam Kebakaran Mal di Rusia
A
A
A
MOSKOW - Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Wahid Supriyadi menuturkan, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kebakaran diMal Winter Cherry di Kemerovo, Serbia, Rusia.
Melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Senin (26/3), Wahid menuturkan bahwa berdasarkan informasi yang dia miliki, tidak ada WNI yang tinggal di wilayah Kamerovo, kota tempat kebakaran hebat itu terjadi.
"Setahu saya tidak ada WNI yang tinggal di kota itu. Kota terdekat yang ada WNI adalah Tomsk, sekitar 240 km dari lokasi kejadian dan saya saat ini kebetulan sedang di Tomsk. Ada 31 mahasiswa kita dan semua baik-baik saja," ucap Wahid.
Sebelumnya diwartakan, Mal Winter Cherry di Kemerovo habis atau ludes terbakar pada Minggu sore. Korban terus bertambah dan hingga kini tercatat 53 orang tewas, sedangkan puluhan lainnya termasuk anak-anak masih hilang
Kebakaran hebat terjadi saat banyak orang, termasuk anak-anak berada di gedung bioskop dan arena bermain di pusat perbelanjaan tersebut. Para korban selamat mengatakan bahwa alarm kebakaran tidak berfungsi saat kobaran api mulai terlihat.
Korban tewas awalnya tercatat 37 orang. Namun, pusat krisis yang didirikan oleh Kementerian Darurat Rusia mengonfirmasi bahwa jumlahnya telah bertambah menjadi 53 orang.
Menurut kementerian tersebut, 48 orang terluka termasuk 12 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Penyebab kebakaran masih simpang siur. Salah satu laporan yang menyebut sumber api dari tempat bermain anak-anak.
Melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Senin (26/3), Wahid menuturkan bahwa berdasarkan informasi yang dia miliki, tidak ada WNI yang tinggal di wilayah Kamerovo, kota tempat kebakaran hebat itu terjadi.
"Setahu saya tidak ada WNI yang tinggal di kota itu. Kota terdekat yang ada WNI adalah Tomsk, sekitar 240 km dari lokasi kejadian dan saya saat ini kebetulan sedang di Tomsk. Ada 31 mahasiswa kita dan semua baik-baik saja," ucap Wahid.
Sebelumnya diwartakan, Mal Winter Cherry di Kemerovo habis atau ludes terbakar pada Minggu sore. Korban terus bertambah dan hingga kini tercatat 53 orang tewas, sedangkan puluhan lainnya termasuk anak-anak masih hilang
Kebakaran hebat terjadi saat banyak orang, termasuk anak-anak berada di gedung bioskop dan arena bermain di pusat perbelanjaan tersebut. Para korban selamat mengatakan bahwa alarm kebakaran tidak berfungsi saat kobaran api mulai terlihat.
Korban tewas awalnya tercatat 37 orang. Namun, pusat krisis yang didirikan oleh Kementerian Darurat Rusia mengonfirmasi bahwa jumlahnya telah bertambah menjadi 53 orang.
Menurut kementerian tersebut, 48 orang terluka termasuk 12 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Penyebab kebakaran masih simpang siur. Salah satu laporan yang menyebut sumber api dari tempat bermain anak-anak.
(esn)