Korsel: Pyongyang Masih Bisu Soal Pertemuan Trump-Jong un

Senin, 12 Maret 2018 - 19:56 WIB
Korsel: Pyongyang Masih...
Korsel: Pyongyang Masih Bisu Soal Pertemuan Trump-Jong un
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) menyatakan sampai saat ini Korea Utara (Korut) masih belum memberikan respon lanjutan mengenai rencana pertemuan antara pemimin mereka, Kim Jong-un, dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Keduanya dijadwalkan bertemu Mei mendatang.

Kementerian Penerangan Korsel menduga masih bisusnya Korut mengenai pertemuan ini adalah karena mereka bersikap sangat hati-hati, karena kemungkinan Pyongyang masih melakukan pembicaraan secara internal mengenai hal ini.

"Kami belum melihat atau menerima tanggapan resmi dari rezim Korut mengenai KTT Korut-AS. Saya merasa mereka mendekati masalah ini dengan hati-hati dan mereka butuh waktu untuk mengatur pendirian mereka," kata juru bicara kementerian, Baik Tae-hyun, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/3).

Sebelumnya, Trump, mengungkapkan dua kemungkinan yang akan terjadi kala dirinya bertemu dengan Jong-un. Menurutnya, pertemuan itu dapat berujung pada kegagalan atau mencapai kesepakatan terbaik bagi dunia untuk meredakan ketegangan nuklir kedua negara.

Keputusan Trump untuk menerima undangan Jong-un sendiri sejatinya sempat menyebutkan banyak pihak, termasuk di dalam pemerintahan AS. Undangan itu disampaikan oleh delegasi Korsel yang mengunjungi Gedung Putih. Langkah tersebut membalikkan kebijakan AS yang bertujuan mencegah Korut mengembangkan senjata nuklir dan rudal balistik.

Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan, Trump memutuskan sendiri untuk menerima tawaran dialog dari Jong-un. "Itu adalah keputusan yang diambil Presiden, saya berbicara kepadanya mengenai keputusan tersebut dan kami melakukan percakapan yang sangat baik," kata Tillerson.

"Presiden Trump telah mengatakan untuk beberapa waktu bahwa dia terbuka untuk melakukan pembicaraan dan dia akan dengan senang hati bertemu dengan Kim Jong-un saat kondisi tepat, dan saya pikir dalam penilaian Presiden bahwa waktu itu telah tiba sekarang," sambungnya.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
35 menit yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
1 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
2 jam yang lalu
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
3 jam yang lalu
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
4 jam yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved