Bulan Depan Arab Saudi Mulai Terima Turis

Jum'at, 09 Maret 2018 - 12:56 WIB
Bulan Depan Arab Saudi...
Bulan Depan Arab Saudi Mulai Terima Turis
A A A
SEPERTINYA Arab Saudi serius berbenah diri di sektor pariwisata. Mulai 1 April mendatang, Kerajaan Arab Saudi akan mulai mengeluarkan visa turis untuk pertama kalinya sejak muncul larangan pariwisata pada tahun 2010.

Semua pengunjung, termasuk peziarah, hingga pihak kerajaan harus mendapatkan visa untuk memasuki negara tersebut. Adapun izin dalam bentuk elektronik cenderung membuat proses menjadi lebih sederhana bagi para pelancong.

Putra Mahkota Mohammad bin Salman, yang tertarik untuk mengubah ekonomi negara ini dari ketergantungan pada minyak, adalah kekuatan pendorong di balik komitmen baru terhadap industri pariwisata dan hiburan tersebut. Keputusan sang Pangeran ini didukung oleh anggota House of Saud, termasuk Pangeran Sultan bin Salman, Kepala Komisi Pariwisata dan Warisan Budaya Saudi (SCTH).

“(Arab Saudi) terbuka untuk orangorang yang melakukan bisnis, untuk orang-orang yang bekerja di Arab Saudi, berinvestasi di Arab Saudi, dan orangorang yang berkunjung untuk tujuan khusus. Dan sekarang akan terbuka untuk pariwisata lagi atas dasar yang terbatas,” katanya.

Lalu, apa artinya “dasar yang terbatas”? Yakni ada keterbatasan ketersediaan visa untuk turis perempuan. Pelancong solo perempuan berusia di atas 25 tahun akan bisa mendapatkan visa turis selama 30 hari. Namun, mereka yang berusia di bawah 25 tahun harus didampingi anggota keluarga lainnya.

Seolah tidak ingin ketinggalan dengan negara tetangganya, yakni Dubai dan Bahrain yang sukses di industri pariwisata, Pangeran Mohammad bin Salman pun telah menyusun rencana ambisius untuk menarik 30 juta pengunjung pada 2030.

Dikutip Telegraph , “Visi 2030 ” yang dicanangkan negara ini mencakup pengembangan Laut Merah, yang dijadwalkan dimulai pada akhir 2019, dengan tahap pertama akan selesai pada akhir 2022. Kerajaan mengatakan rencana ini juga akan mencakup pengembangan hotel dan unit hunian mewah, serta semua infrastruktur logistik, termasuk hub udara, darat, dan laut.

Sebanyak 50 pulau yang sedang dikembangkan di pesisir akan berubah menjadi resor mewah. Dana investasi publik Arab Saudi menggambarkan proyek tersebut sebagai “tujuan resor mewah yang indah yang didirikan di 50 pulau alami yang tak tersentuh”.

Menurut rencana, tujuan wisata ini akan diatur oleh undang-undang yang “setara dengan standar internasional”, yang berarti kaum hawa harus diperbolehkan mengenakan bikini.

Di sisi lain, para pelancong menilai ada beberapa hambatan utama lainnya bagi wisatawan yang liburan di Arab Saudi, yakni peraturan ketat yang tetap berlaku untuk mengatur perempuan, agama (Islam) dan pakaian, serta larangan total alkohol.

Ada juga kekhawatiran internasional mengenai catatan hak asasi manusia Kerajaan Arab Saudi. Adapun tahun 2016, sebanyak 18 juta orang berkunjung ke negara kaya minyak ini. (Susi Susanti)
(nfl)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
35 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved