Palestina Bakal Gelar Demonstrasi Massal di Perbatasan Gaza

Kamis, 08 Maret 2018 - 11:53 WIB
Palestina Bakal Gelar...
Palestina Bakal Gelar Demonstrasi Massal di Perbatasan Gaza
A A A
GAZA - Seluruh faksi di Palestina bersatu dan mengumumkan rencana aksi demonstrasi massal di sepanjang perbatasan Gaza dengan Israel. Fatah, Hamas, Jihad Islam dan faksi lain meminta warga Gaza untuk maju secara massal ke perbatasan Israel.

Demonstrasi yang direncanakan itu dimaksudkan untuk memprotes blokade Israel-Mesir selama satu dekade. Aksi ini juga memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Kami telah menyusun sebuah komite nasional yang bertugas untuk mematahkan pengepungan yang dikenakan di Gaza dan membalikkan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Yerusalem," ujar Khaled al-Butsh, seorang pemimpin kelompok Jihad Islam, pada sebuah konferensi pers di Kota Gaza seperti disitir dari Anadolu, Kamis (8/3/2018).

Persiapan untuk demonstrasi tersebut, katanya, akan mencakup pendirian kamp-kamp besar di sepanjang perbatasan untuk menampung demonstran.

Al-Butsh menambahkan protes yang direncanakan akan menekankan ketidakabsahan keputusan Trump yang disebut "Deal of the Century" (antara Palestina dan Israel) dan upaya AS untuk meniadakan hak orang Palestina untuk kembali ke tanah air leluhur mereka.

Istilah "Deal of the Century" mengacu pada rencana lain oleh pemerintah Trump yang bertujuan mencapai penyelesaian akhir konflik Timur Tengah.

Rencana itu kabarnya akan mengizinkan Israel untuk mencaplok seluruh Yerusalem - bersamaan dengan blok permukiman Tepi Barat - sebagai pengganti negara Palestina yang demiliterisasi.

Menurut al-Butsh, komite nasional yang baru dibentuk mencakup perwakilan dari beberapa faksi politik Palestina terkemuka - termasuk Fatah, Hamas dan Jihad Islam - bersama dengan LSM hak asasi manusia, lembaga sosial, kelompok pemuda dan suku Arab.

"Pawai simultan aksi demonstrasi juga akan diadakan di Tepi Barat yang diduduki Israel, berkoordinasi dengan warga Palestina di Suriah, Lebanon dan diaspora," kata al-Butsh.

Dalam sebuah wawancara sebelumnya dengan Anadolu, juru bicara Jihad Islam Dawood Shihab tidak menutup kemungkinan beberapa demonstrasi ini melintasi perbatasan.

Pasukan Israel yang ditempatkan di dekat perbatasan melarang orang-orang Palestina mendekati daerah tersebut. Mereka kerap menembaki atau menangkap siapapun yang melakukannya.

Sejak Desember lalu, warga Palestina telah melakukan demonstrasi reguler di dekat perbatasan Gaza-Israel guna memprotes keputusan Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Ini adalah sebuah langkah yang menimbulkan kecaman dan protes luas dari seluruh dunia Arab dan Muslim.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
1 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
3 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
4 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
4 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
5 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
6 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved