China: Ikuti Presiden Xi Jinping dalam Pemikiran, Kata dan Perbuatan

Senin, 05 Maret 2018 - 14:27 WIB
China: Ikuti Presiden...
China: Ikuti Presiden Xi Jinping dalam Pemikiran, Kata dan Perbuatan
A A A
BEIJING - Pemerintah China memerintahkan seluruh pejabat untuk mengikuti keputusan Presiden Xi Jinping dalam pemikiran, kata dan perbuatan. Perintah itu disampaikan Perdana Menteri Li Keqiang dalam pertemuan puncak Partai Komunis China di Beijing, Senin (5/3/2018).

Berbicara pada pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC) Partai Komunis China—di mana Xi diduga menetapkan dirinya sebagai penguasa seumur hidup—Li mendesak elite politik negaranya untuk antre di belakang pemimpin yang sekarang dianggap paling dominan di China sejak Mao Zedong.

”Memasuki era baru, kita harus dengan teguh mempertahankan posisi inti Xi Jinping,” kata Li kepada hampir 3.000 delegasi yang telah memadati auditorium berkarpet merah krem di Aula Besar Rakyat, Beijing.

Pekan lalu muncul laporan bahwa Partai Komunis China akan mengubah konstitusi dengan menghapus klausul tentang masa jabatan presiden yang hanya dibatasi dua periode. Langkah partai berkuasa itu membuka jalan bagi Xi Jinping untuk menjadi presiden tanpa batas waktu atau seumur hidup.

Dalam sebuah pidatonya, Li memberi isyarat bahwa delegasi harus mendukung usulan Partai Komunis China tersebut. Usulan perubahan konstitusi itu memerlukan persetujuan parlemen. Namun, persetujuan itu tak berarti karena kursi parlemen juga dikuasai Partai Komunis China.

Dia mendesak kader partai untuk menjalankan perintah utama dari kebijakan Xi Jinping. ”Untuk menegakkan pemikiran Xi Jinping tentang penguatan angkatan bersenjata, untuk menjalankan pemikiran ekonomi Xi Jinping terhadap 'era baru sosialisme' dengan karakteristik China,” kata Li.

PM China ini memuji kepemimpinan yang kuat dari komite sentral partai dengan Xi Jinping berada di inti. Menurut Li, sejak Xi Jinping mengambil alih kekuasaan tahun 2012, kepemimpinannya telah membantu China mengatasi risiko dan tantangan. ”Persatuan memberi kita kekuatan,” ujar Li, seperti dikutip The Guardian.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
18 menit yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
1 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
2 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
3 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved