Apartemen Runtuh di Polandia, 4 Tewas dan 21 Luka

Senin, 05 Maret 2018 - 00:19 WIB
Apartemen Runtuh di...
Apartemen Runtuh di Polandia, 4 Tewas dan 21 Luka
A A A
POZNAN - Sedikitnya empat orang tewas dan 21 lainnya terluka setelah sebua bangunan apartemen runtuh di Poznan, Polandia. Pencarian terhadap korban lainnya masih berlangsung, demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Polandia.

Sebanyak 24 tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk mencari korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan. Laporan lokal mengatakan 22 orang terluka, namun angka yang lebih tinggi ini belum dikonfirmasi dalam sebuah pernyataan resmi.

Tiga orang diyakini berada dalam kondisi kritis, sementara dua lainnya sudah dipulangkan dari rumah sakit. Seorang gadis berusia dua tahun telah dirawat di bangsal anak-anak dengan luka ringan.

"Kami sadar bahwa setiap saat peluang untuk menemukan orang yang hidup semakin kecil," kata Slawomir Brandt, juru bicara pemadam kebakaran Poznan, seperti dikutip RT dari TVN24, Senin (5/3/2018).

Bangunan tempat tinggal tersebut dilaporkan berisi 18 apartemen, dan tiga dari empat tingkat hancur dalam insiden tersebut.

Menurut gubernur daerah Zbigniew Hoffman, penyebab pasti runtuhnya bangunan tersebut belum dapat dipastikan meski pihak berwenang tidak mengesampingkan kemungkinan disebabkan oleh ledakan gas.

"Untuk saat ini, kita tidak tahu apa yang menyebabkan ledakan tersebut. Melihat tingkat kerusakan bangunan ini, pada awalnya diasumsikan bahwa itu bisa jadi ledakan gas, namun kami belum memiliki kepastian. Untuk saat ini, kegiatan kami terfokus pada operasi penyelamatan," ujar juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Pawel Fratczak kepada media setempat.

Banyak warga di gedung tersebut dilaporkan menggunakan gas alam untuk memanaskan rumah mereka. Otoritas setempat kini tengah mencari kebocoran gas dan untuk sementara pasokan dihentikan sebagai tindakan pencegahan. Upaya penyelamatan sedang berlangsung.

Bangunan tersebut dilaporkan lolos pemeriksaan rutin sistem pemanas pada tanggal 19 Februari, dan tidak ada kebocoran yang terdeteksi.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Polandia Sebut...
Presiden Polandia Sebut LGBT Lebih Menghancurkan dari Komunisme
Pandemi Corona Ciptakan...
Pandemi Corona Ciptakan Sejarah Baru dalam Pilpres Polandia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Gereja Katolik Polandia...
Gereja Katolik Polandia Laporkan Ratusan Klaim Pelecehan Seks oleh Pastor
Warga Rusia Nyaru Jadi...
Warga Rusia Nyaru Jadi Sekjen PBB, Ngeprank Presiden Polandia
Komisi Negara: Hampir...
Komisi Negara: Hampir 30% Tersangka Pedofilia di Polandia adalah Pastor
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
13 menit yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
45 menit yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
6 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
10 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved