Netanyahu Undang Trump Hadiri Pembukaan Kedutaan di Yerusalem

Minggu, 04 Maret 2018 - 23:34 WIB
Netanyahu Undang Trump...
Netanyahu Undang Trump Hadiri Pembukaan Kedutaan di Yerusalem
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan ia akan berbicara kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghadiri pembukaan kedutaan di Yerusalem. Keduanya dijadwalkan akan bertemu pada hari Senin esok.

Netanyahu mengungkapkan hal tersebut pada Sabtu malam sebelum menaiki pesawak ke AS.

"Saya pasti akan mendiskusikan dengan dia kemungkinan itu," kata Netanyahu menanggapi pertanyaan wartawan apakah dia berencana mengundang Trump untuk menghadiri acara tersebut.

"Saya sangat berterima kasih kepadanya atas keputusan bersejarah ini untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan untuk memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem pada hari kemerdekaan kita," sambungnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (4/3/2018).

Kedutaan Besar AS rencananya akan di buka pada tanggal 14 Mei mendatang bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya Israel.

Bagi orang-orang Palestina, tanggal tersebut merupakan ulang tahun Nakba, atau "malapetaka", di mana ratusan ribu orang melarikan diri atau diusir dari rumah mereka dalam perang yang mengelilingi ciptaan Israel.

Trump pada 6 Desember lalu mendeklarasikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Deklarasi itu membuat marah orang-orang Palestina dan berpisah dengan konsensus internasional selama puluhan tahun bahwa status kota yang disengketakan harus dinegosiasikan antara kedua belah pihak.

Negara lain memiliki kedutaan besar mereka di Tel Aviv.

Kedubes baru pada awalnya akan berlokasi di sebuah bangunan konsuler AS di Yerusalem sementara Washington mencari lokasi permanen.

Israel menduduki Yerusalem timur Palestina pada Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. Negara Zionis ini melihat seluruh kota sebagai ibukotanya.

Sementara orang-orang Palestina melihat Yerusalem timur sebagai Ibu Kota negara masa depan mereka.
(ian)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Apa Hubungan Amerika...
Apa Hubungan Amerika Serikat dengan Israel?
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Paul Findley: Amerika...
Paul Findley: Amerika Serikat adalah Dermawan Israel
Menurut Presiden Iran,...
Menurut Presiden Iran, Amerika Serikat Bersalah dalam Serangan Israel di Gaza
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
1 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
2 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
3 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
4 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
8 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
9 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved