Bahrain Tangkap 116 Teroris Bentukan Iran

Minggu, 04 Maret 2018 - 06:49 WIB
Bahrain Tangkap 116...
Bahrain Tangkap 116 Teroris Bentukan Iran
A A A
MANAMA - Sebanyak 116 anggota jaringan bersenjata yang didirikan dan didukung oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) ditangkap otoritas keamanan Bahrain. Mereka diduga merencanakan serangan terhadap pejabat pemerintah Bahrain dan pasukan keamanan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan, penyidik menemukan lokasi yang digunakan oleh militan untuk memproduksi dan menyimpan bahan peledak. Nantinya bahan peledak itu akan digunakan untuk serangan teroris.

"Penyelidikan menyeluruh mengungkapkan tersangka teroris adalah anggota jaringan yang dibentuk dan didukung oleh Garda Revolusi Iran (IRGC)," bunyi pernyataan kementerian Bahrain.

"Jaringan tersebut berencana untuk menargetkan pejabat Bahrain, anggota otoritas keamanan dan instalasi minyak vital, dengan tujuan untuk mengganggu keamanan publik dan merugikan ekonomi nasional," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/3/2018).

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa 48 dari 116 orang yang ditangkap telah menerima pelatihan di fasilitas IRGC di Iran dan lokasi mereka yang berafiliasi di Irak dan Lebanon.

"Item yang ditemukan termasuk bahan peledak, senjata otomatis, pistol dan bom magnetik dan granat," demikian pernyataan tersebut.

Kementerian luar negeri Iran tidak bisa segera dihubungi untuk dimintai komentar. Namun Iran menolak tuduhan serupa di masa lalu.

Bahrain berhasil meredam aksi demonstrasi Arab Spring yang dipimpin oleh kelompok Syiah yang menuntut reformasi. Namun, kerajaan sekutu Barat ini menghadapi gelombang serangan bom oleh militan. Para militan ini dituding dilatih dan didukung oleh Iran. Teheran pun membantah tuduhan tersebut.

Kerajaan pulau ini berlokasi sangat strategis di Teluk karena berada di antara saingan berat regional Arab Saudi dan Iran. Bahrain juga merupakan rumah bagi Armada Kelima AS.

Bahrain telah meningkatkan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat sejak 2016, membubarkan partai oposisi utama, memenjarakan atau melucuti kewarganegaraan para pembangkang dan menempatkan pemimpin spiritual Syiah dalam tahanan rumah secara de facto.
(ian)
Berita Terkait
Bagaimana Iran Kehilangan...
Bagaimana Iran Kehilangan Bahrain?
Iran: Bahrain akan Bayar...
Iran: Bahrain akan Bayar Mahal Normalisasi Hubungan dengan Israel
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Timur Tengah Membara!...
Timur Tengah Membara! Rudal Iran Serang Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Qatar
Bahrain Bongkar Jaringan...
Bahrain Bongkar Jaringan Pencucian Uang Iran Senilai Rp19 Triliun
Raja Bahrain Perintahkan...
Raja Bahrain Perintahkan Pencabutan Kewarganegaraan Lebih Lanjut Jika Warganya Dukung Iran
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 menit yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
38 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved