Inggris Panggil Dubes Rusia Terkait Situasi di Suriah

Rabu, 28 Februari 2018 - 17:36 WIB
Inggris Panggil Dubes...
Inggris Panggil Dubes Rusia Terkait Situasi di Suriah
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris dilaporkan telah memanggil Duta Besar Rusia untuk Inggris, Alexander Yakovenko, untuk menekankan keprihatinan Inggris terhadap situasi di wilayah Ghouta saat ini.

"Menteri Negara untuk Eropa dan Amerika Sir Alan Duncan bertemu dengan dubes Rusia di Kantor Commonwealth," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (28/2).

"Pertemuan tersebut diadakan untuk menekankan keprihatinan Inggris pada situasi saat ini di Suriah, khususnya krisis di Ghouta Timur dan perlunya gencatan senjata sebagaimana ditetapkan dalam Resolusi 2401 yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB akhir pekan lalu," sambungnya.

Mengulangi kekhawatiran mendalam pemerintah Inggris tentang serangan terus-menerus oleh pasukan pro-rezim di Ghouta timur, Duncan mendesak Rusia untuk menggunakan pengaruhnya terhadap rezim Assad untuk mengakhiri serangan semacam itu di wilayah kantong tersebut.

Duncan, dalam pertemuan itu juga turut mengulangi pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson yang mendesak sebuah penyelidikan penuh atas laporan penggunaan senjata kimia di Ghouta Timur.

"Duncan menyambut baik kenyataan bahwa semua anggota Dewan Keamanan (DK) PBB, termasuk Rusia, telah memilih untuk mendukung gencatan senjata dan menggarisbawahi kewajiban Rusia untuk mematuhi komitmennya untuk memastikan bahwa UNSCR 2401 dilaksanakan sepenuhnya," katanya.

"Dia mendesak Rusia untuk menggunakan pengaruhnya untuk memastikan rezim Suriah mematuhi gencatan senjata untuk memungkinkan akses kemanusiaan yang cepat, tanpa hambatan dan berkelanjutan serta evakuasi mereka yang terluka, yang sangat dibutuhkan di seluruh Suriah, namun terutama Ghouta Timur," imbuhnya.

Dikatakan, hanya satu konvoi bantuan kemanusiaan yang telah mengakses Ghouta Timur sejak November dan bantuan tersebut hanya mencapai 2,6 persen orang yang membutuhkan. "Jeda kemanusiaan dengan durasi terbatas bukanlah pengganti gencatan senjata yang berkelanjutan," katanya.

Dalam pertemuan itu, Duncan juga menggarisbawahi bahwa kekerasan di Suriah memperkuat urgensi untuk mencapai solusi politik, seperti yang diminta oleh Dewan Keamanan PBB, dan mendesak Rusia untuk bekerja dengan masyarakat internasional untuk mencapai hal ini.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
20 menit yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
3 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
3 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved