Pusat Konflik Suriah Dekat dengan KBRI Damaskus

Selasa, 27 Februari 2018 - 19:17 WIB
Pusat Konflik Suriah...
Pusat Konflik Suriah Dekat dengan KBRI Damaskus
A A A
DAMASKUS - Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan terus memantau kondisi Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Damaskus, Suriah. Hal ini dilakukan karena lokasi KBRI Damaskus tidak terlalu jauh dari Ghouta Timur, di manajarak antara KBRI Damaskus dengan wilayah Ghouta diketahui hanya sekitar 20 km perjalanan darat.

Seperti diketahui, setidaknya 500 orang tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pasukan pemerintah Suriah di Ghouta Timur. Serangan ini membuat Dewan Keamanan (DK) PBB membuat resolusi yang menyerukan adanya gencatan senjata di negara itu.

Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan, meski dekat dengan pusat konflik,sejauh ini wilayah di sekitar KBRI Damaskus masih aman.

Namun, jika konflik terus berlanjut, dikhawatirkan hal itu akan meluas hingga dekat wilayah KBRI dan mengancam seluruh staf kantor perwakilan Indonesia itu. Dia juga menuturkan bahwa KBRI Damaskus memiliki parameter sendiri mengenai batas aman hingga tidak aman.
“Wilayah Ghouta Timur itu dekat dengan lokasi KBRI Damaskus, tapi sampai sekarang masih aman. KBRI Damaskus punya parameter sendiri untuk menentukan sampai mana mereka harus mengevakuasi diri," ucap Iqbal..

Pria asal Lombok itu menambahkan, jika memang situasi terus memburuk dan adanya permintaan dari staf KBRI, maka proses evakuasi akan dilakukan. Saat ini ada lima diplomat Indonesia yang bertugas di Damaskus yakni Duta Besar, Atase Ekonomi, Atase Pensosbud, Atase Politik, dan Konsuler.

Sementara itu, ketika disinggung mengapa Indonesia masih membuka kantor perwakilan disana, Iqbal menyatakan ini dilakukan tidak lepas dari banyaknya WNI yang berada di Suriah. Iqbal menuturkan, berdasarkan data 2012, ada lebih dari 12 ribu WNI di Suriah.

"Namun, hingga repratiasi terakhir, total sudah 13 ribu yang dipulangkan, ini berarti masih ada arus WNI yang masuk secara ilegal ke Suriah .Saat ini masih ada sekitar 60 orang di penampungan KBRI dan jumlahnya di luar lebih banyak," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
50 menit yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
1 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
2 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
2 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved