Bom Bunuh Diri Dekat Markas NATO di Kabul, 1 Tewas

Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:03 WIB
Bom Bunuh Diri Dekat...
Bom Bunuh Diri Dekat Markas NATO di Kabul, 1 Tewas
A A A
KABUL - Seorang pembom bunuh diri beraksi di daerah diplomatik Ibu Kota Afghanistan, Kabul, Sabtu (24/2/2018). Aksi tersebut menewaskan satu orang dan melukai enam orang lainnya.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Najib Danish mengatakan, serangan tersebut terjadi di daerah Shash Darak Kabul dekat markas besar NATO dan tidak jauh dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Danish mengatakan jumlah korban awal bisa meningkat seperti dilansir dari Washington Post.

Tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab tapi kelompok militan Taliban telah melakukan sejumlah serangan di Kabul sebelumnya.

Sementara itu, seorang pejabat Afghanistan mengatakan setidaknya tiga petugas keamanan tewas dalam serangan bom bunuh diri terpisah di provinsi Helmand selatan.

Omar Zwak, juru bicara gubernur provinsi di Helmand, mengatakan seorang bomber menggunakan mobil pada Sabtu pagi ditembak oleh tentara Afghanistan, namun kendaraannya berhasil mencapai pintu masuk pangkalan militer di distrik Nad Aali. Aksi itu menewaskan dua tentara dan melukai yang lainnya.

"Dalam serangan bom bunuh diri kedua di dekat pangkalan militer lain di Ibu Kota Helmand, Lashkar Gah, satu petugas keamanan tewas dan tujuh warga sipil terluka," kata Zwak.

Qari Yusouf Ahmadi, seorang juru bicara Taliban, mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri di provinsi Helmand.

Taliban yang bangkit kembali dan kelompok afiliasi ISIS disalahkan atas meningkatnya kekerasan di Afghanistan setelah pasukan AS dan NATO mengakhiri misi tempur pada tahun 2014 yang dimulai setelah serangan 11 September di AS.

Pada 27 Januari, seorang penyerang Taliban membawa sebuah ambulans berisi bahan peledak ke jantung kota, menewaskan sedikitnya 103 orang dan melukai sebanyak 235 orang.

Taliban mengklaim serangan ambulans tersebut, dan juga serangan seminggu sebelumnya di mana gerilyawan menyerbu sebuah hotel mewah di Kabul, menewaskan 22 orang, termasuk 14 orang asing, dan memulai pertempuran 13 jam dengan pasukan keamanan.

Serangan baru-baru ini telah menggarisbawahi kelemahan pasukan keamanan Afghanistan lebih dari 16 tahun setelah invasi pimpinan AS menggulingkan Taliban.

Mereka juga mengajukan pertanyaan tentang strategi Presiden Donald Trump untuk memenangkan perang terpanjang Amerika, yang diumumkan pada bulan Agustus namun sedikit berubah di lapangan. Strategi itu didasarkan pada peningkatan tekanan militer terhadap Taliban untuk akhirnya memaksa mereka melakukan perundingan damai dengan pemerintah.
(ian)
Berita Terkait
Potret Anak-anak Anggota...
Potret Anak-anak Anggota Taliban Tenteng Senjata di Tengah Salju
Gubernur Perempuan Afghanistan...
Gubernur Perempuan Afghanistan Dilaporkan Ditangkap Taliban
Tokoh Senior Taliban...
Tokoh Senior Taliban Tiba di Afghanistan dari Tempat Pengasingan
Drama Evakuasi Timnas...
Drama Evakuasi Timnas Bola Wanita Afghanistan Menghindar dari Taliban
Hidup Afghanistan, Kibarkan...
'Hidup Afghanistan', Kibarkan Bendera Nasional Warga Afghanistan Menentang Taliban
Taliban Kuasai Kabul,...
Taliban Kuasai Kabul, Ribuan Warga Afghanistan Serbu Bandara untuk Melarikan Diri
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved