Tanggapi Panggilan Darurat, Dua Polisi Ditembak Mati
Minggu, 11 Februari 2018 - 10:46 WIB
Tanggapi Panggilan Darurat, Dua Polisi Ditembak Mati
A
A
A
OHIO - Dua petugas polisi Ohio ditembak mati saat menanggapi panggilan terkait gangguan lingkungan di pinggiran kota Columbus Westerville. Sementara seorang tersangka yang terluka telah berada dalam tahanan.
Kepala kepolisian Westerville Joe Morbitzer dalam konferensi persnya mengatakan kedua petugas tersebut langsung ditembak saat memasuki sebuah apartemen. Mereka mendatangi apartemen tersebut untuk menanggapi panggilan darurat 911.
"Keduanya adalah dua petugas terbaik yang kami miliki. Ini adalah panggilan untuk mereka dan mereka melakukannya dengan benar," kata Morbitzer, suaranya berhenti dan emosional seperti dilansir dari Reuters, Minggu (11/2/2018).
Petugas Eric Joering (39) meninggal di tempat kejadian, dan Petugas Anthony Morelli (54) meninggal karena luka-lukanya di sebuah rumah sakit. Morbitzer mengatakan bahwa mereka menanggapi "situasi domestik".
![Tanggapi Panggilan Darurat, Dua Polisi Ditembak Mati]()
Sementara tersangka terluka dan dibawa ke rumah sakit, kata seorang jurubicara kota. Kondisi dan identitas tersangka belum dirilis.
"Polisi Columbus sedang melakukan penyelidikan atas penembakan tersebut," kata Morbitzer.
Menurut data sebanyak 12 perwira penegak hukum AS telah terbunuh dalam tugas pada tahun ini. Sembilan diantaranya tewas dalam insiden terkait senjata api, menurut lembaga nirlaba National Law Enforcement Officers Memorial Fund. Angka itu belum termasuk kejadian terbaru ini.
Penembakan Westerville terjadi sehari setelah seorang perwira polisi Georgia ditembak dan dibunuh. Sementara dua deputi sheriff terluka oleh seorang pria bersenjata yang kemudian terbunuh.
Presiden AS Donald Trump menulis di Twitter, "Pikiran dan doa saya bersama dua petugas polisi, keluarga mereka, dan semua orang di @WestervillePD."
Kepala kepolisian Westerville Joe Morbitzer dalam konferensi persnya mengatakan kedua petugas tersebut langsung ditembak saat memasuki sebuah apartemen. Mereka mendatangi apartemen tersebut untuk menanggapi panggilan darurat 911.
"Keduanya adalah dua petugas terbaik yang kami miliki. Ini adalah panggilan untuk mereka dan mereka melakukannya dengan benar," kata Morbitzer, suaranya berhenti dan emosional seperti dilansir dari Reuters, Minggu (11/2/2018).
Petugas Eric Joering (39) meninggal di tempat kejadian, dan Petugas Anthony Morelli (54) meninggal karena luka-lukanya di sebuah rumah sakit. Morbitzer mengatakan bahwa mereka menanggapi "situasi domestik".

Sementara tersangka terluka dan dibawa ke rumah sakit, kata seorang jurubicara kota. Kondisi dan identitas tersangka belum dirilis.
"Polisi Columbus sedang melakukan penyelidikan atas penembakan tersebut," kata Morbitzer.
Menurut data sebanyak 12 perwira penegak hukum AS telah terbunuh dalam tugas pada tahun ini. Sembilan diantaranya tewas dalam insiden terkait senjata api, menurut lembaga nirlaba National Law Enforcement Officers Memorial Fund. Angka itu belum termasuk kejadian terbaru ini.
Penembakan Westerville terjadi sehari setelah seorang perwira polisi Georgia ditembak dan dibunuh. Sementara dua deputi sheriff terluka oleh seorang pria bersenjata yang kemudian terbunuh.
Presiden AS Donald Trump menulis di Twitter, "Pikiran dan doa saya bersama dua petugas polisi, keluarga mereka, dan semua orang di @WestervillePD."
(ian)