Saksi Meringankan, Pengacara Siti Aisyah Hadirkan Ahli Kimia

Kamis, 08 Februari 2018 - 15:32 WIB
Saksi Meringankan, Pengacara...
Saksi Meringankan, Pengacara Siti Aisyah Hadirkan Ahli Kimia
A A A
JAKARTA - Persidangan Siti Aisyah kembali dimulai. Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan pihak Siti Aisyah akan menghadirkan dua saksi untuk diperiksa ulang keteranganya.

"Siti Aisyah sudah mulai lagi persidangan hari ini dan besok, mendatangkan kembali saksi kedelapan dan kesembilan. Saksi kedelapan adalah DR. Raja, seorang ahli kimia yang memiliki spesialisasi di bidang senjata kimia, dia dihadrikan atas permintaan pengacara Siti Aisyah, untuk pemeriksaan ulang keterangan di dalam persidangan sebelumnya," ucap Iqbal.

"Lalu, yang kedua adalah Wan Azrul Nizam, dia adalah tim investigasi, dia juga dihadirkan atas permintaan pengacara Siti Aisyah, untuk pemeriksaan ulang keterangan di dalam persidangan sebelumnya," sambungnya pada Kamis (8/2/2018).

Dia lalu mengatakan bahwa pada Maret nanti akan ada pembacaan tuntutan oleh jaksa, dan setelah itu sidang pembelaan terhadap Siti Aisyah akan dimulai.

Iqbal kemudian menyatakan, ada beberapa fakta baru yang menarik dalam persidangan Siti Aisyah dalam beberapa hari terakhir, seperti adanya pertemuan warga negara Amerika Serikat (AS) dengan Kim Jong-nam atau Kim Chol pada 8 hingga 12 Februari tahun lalu, atau hingga satu hari sebelum kematian Jong-nam.

"Ada beberapa fakta baru yang menarik yang disampaikan tim investigasi, antara lain fakta bahwa Kim Chol pada tanggal 8-12 berkunjung ke Langkawi. Yang kita lihat ada pihak investigasi tidak membangun link antara apa yang terjadi tanggal 8-12 dengan pembunuhan itu, terbukti dengan tidak mencari tahu apa yang dilakukan Kim Chol disana, dan tidak mencari tahu apa yang dibicarakan Kim Chol dengan warga amerika disana, yang seolah-olah peristiwa tanggal 13 tidak terkait dengan peristiwa tanggal 8-12," terangnya.
(ian)
Berita Terkait
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang
WNI tewas Dianiaya Perak...
WNI tewas Dianiaya Perak Malaysia
WNI Asal Asahan Tewas...
WNI Asal Asahan Tewas Dibunuh Temannya
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
18 WNI Dikabarkan Tewas...
18 WNI Dikabarkan Tewas di Depot Imigrasi Malaysia, Ini Respons KJRI Kota Kinabalu
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
49 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
Pelajari Dampak Kesehatan...
Pelajari Dampak Kesehatan Mental Remaja, Instagram Gandeng Ahli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved