Tahun Baru Imlek, Ratusan Juta Warga China Mulai Mudik

Sabtu, 03 Februari 2018 - 11:18 WIB
Tahun Baru Imlek, Ratusan...
Tahun Baru Imlek, Ratusan Juta Warga China Mulai Mudik
A A A
BEIJING - Ratusan juta warga China mulai mudik dari kota besar menuju kampung halaman untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama dengan keluarga mereka. Musim liburan itu menjadi migrasi manusia terbesar tahunan di dunia yang dimulai pada awal Februari dan berlangsung selama 40 hari hingga 12 Maret mendatang.

Perayaan Imlek di China biasanya dikenal dengan Festival Musim Semi yang akan dimulai pada Jumat (16/2/2018). Stasiun televisi China Central Television melaporkan, selama musim liburan Imlek itu, sebanyak 2,98 miliar perjalanan akan dilakukan warga China dengan menggunakan moda transportasi kereta, bus, dan pesawat. Itu sama dengan masing-masing warga Inggris harus melakukan 45 perjalanan untuk mencapai jumlah yang sama dengan total perjalanan Imlek di China.

Mudik Imlek itu dirayakan ratusan juta warga China yang bekerja dan tinggal jauh dari kampung halaman. Mereka ingin berkumpul kembali dengan keluarga mereka untuk merayakan libur Imlek. Otoritas Kereta Api China memperkirakan akan mengangkut 390 juta penumpang selama periode mudik Imlek selama 40 hari. Itu sama dengan seluruh penduduk Amerika Serikat dan enam kali populasi Inggris. Itu berarti hampir 10 juta warga China akan mudik dengan kereta setiap hari selama sebulan setengah.

"Jumlah penumpang kereta tahun ini meningkat 8,8% dibandingkan tahun lalu," demikian keterangan Otoritas Kereta Api China.

Kemudian, Deputi Direktur Departemen Kereta Api Penumpang China, Huang Xin mengatakan, 4.395 kereta akan beroperasi setiap hari sebelum Festival Musim Semi dan 4.484 kereta akan dioperasikan setelahnya. "Otoritas akan mengatur kereta tambahan untuk musim mudik untuk menjamin penumpang bisa mudik dan balik kembali ke tempat kerjanya," katanya.

Otoritas penerbangan berencana menambah 30.000 penerbangan selama musim mudik. "Setiap harinya selama musim mudik Imlek, kita menerbangkan 14.500 pesawat," kata Deputi Kepala Badan Penerbangan Sipil China Wang Zhiqing.

Sementara itu, Qian Leiming menggunakan kereta K4668 dari Uighur ke Shanghai yang berjarak 4.129 km dan memakan waktu selama tiga hari. "Saya mengembangkan bisnis pengeringan buah di Hotan dan selalu mudik setiap tahun merayakan Tahun Baru Imlek," kata Qian dilansir Xinhua. Dia menceritakan sangat sulit untuk mendapatkan tiket kereta ke Shanghai, tapi tahun ini dia bisa mendapatkannya via online.
(amm)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
11 menit yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
34 menit yang lalu
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
2 jam yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
3 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 jam yang lalu
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
6 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved