Bertemu PM Vietnam, Presiden Jokowi Ingin Percepat Penyelesaian ZEE

Jum'at, 26 Januari 2018 - 15:14 WIB
Bertemu PM Vietnam,...
Bertemu PM Vietnam, Presiden Jokowi Ingin Percepat Penyelesaian ZEE
A A A
NEW DELHI - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Vietnam dalam sejumlah hal. Saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, ia mengangkat pembahasan seputar dua hal utama yang dirasa perlu dijadikan perhatian kedua negara.

"Pertama, saya ingin kembali menekankan pentingnya mempercepat penyelesaian negosiasi delimitasi zona ekonomi eksklusif (ZEE)," ucapnya saat bertemu Nguyen di sela-sela KTT ASEAN-India yang dihelat di Hotel Taj Diplomatic Enclave, New Delhi, India, dalam rilis yang diterima Sindonews, Jumat (26/1/2018).

Pembahasan tersebut diharapkan dapat menciptakan stabilitas di kawasan perairan kedua negara seperti mencegah terjadinya insiden atau ketegangan di perairan. Selain itu, perundingan mengenai ZEE juga dapat diiringi dengan kerja sama di bidang penanganan terorisme dan maritim yang lebih luas.

"Dalam hal ini saya menyambut baik dicapainya kesepakatan awal bersama terkait area delimitasi ZEE bulan November lalu. Saya meminta agar tim perunding kedua negara dapat segera mencapai pemahaman bersama mengenai delimitasi potensial batas ZEE," sambungnya.

Sementara itu, fokus kedua yang coba diangkat oleh Presiden ialah mengenai kebijakan di sektor otomotif yang diberlakukan Vietnam. Kebijakan itu mengatur standar dan persyaratan kendaraan yang diimpor ke negara tersebut.

Kepala Negara menyampaikan bahwa untuk dapat memenuhi kebijakan yang berlaku mulai Januari 2018 itu dibutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. Presiden menyatakan kekhawatirannya apabila kebijakan itu berimplikasi pada terganggunya kerja sama perdagangan kedua negara yang meningkat selama tiga tahun terakhir.

"Saya melihat kebijakan tersebut dapat berimplikasi negatif bagi ekspor Indonesia ke pasar Vietnam, khususnya untuk produk kendaraan utuh (completely build-up) dan kendaraan terurai (completely knock-down)," ucapnya.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta kepada Perdana Menteri Vietnam untuk memberikan kesempatan bagi Indonesia dalam mempelajari lebih rinci aturan dan kebijakan tersebut.

"Saya mengharapkan pemerintah Vietnam dapat memberi kesempatan bagi Indonesia untuk mempelajari kebijakan ini, mempertimbangkan perbedaan standar dan peraturan antarnegara, serta memberikan masa transisi bagi negara pengekspor," ujarnya.

Presiden Jokowi juga mendorong agar enam kesepakatan di bidang pendidikan, hukum, utilisasi gas di wilayah perbatasan landas kontinen, pembangunan pedesaan, penguatan kerja sama keamanan laut, dan suplai batu bara yang ditandatangani tahun lalu dapat terus diimplementasikan.

Setelah pertemuan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa kedua negara telah membahas masalah delimitasi ZEE. “Kita telah mengadakan perundingan sebanyak 10 kali, ada progres tapi kita harus dorong progresnya,” kata Retno.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi dan PM Nguyen langsung menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat penyelesaian ZEE.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.
(ian)
Berita Terkait
Hasil Piala AFF 2024:...
Hasil Piala AFF 2024: Timnas Indonesia Keok di Tangan Vietnam
Pelatih Vietnam Philippe...
Pelatih Vietnam Philippe Troussier Berambisi Kalahkan Indonesia di Stadion GBK
Filip Nguyen, Kiper...
Filip Nguyen, Kiper Naturalisasi Vietnam Saingan Timnas Indonesia
Jokowi Nobar Bareng...
Jokowi Nobar Bareng Menteri, Saksikan Timnas Indonesia Kalahkan Vietnam 3-0
Penyerang Vietnam Sesumbar...
Penyerang Vietnam Sesumbar Bobol Gawang Timnas Indonesia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Dikalahkan Vietnam
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
4 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
9 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
10 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
11 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
12 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved