Pemerintah Trump Tutup dan Artinya bagi 14 Layanan AS
Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:51 WIB
Pemerintah Trump Tutup dan Artinya bagi 14 Layanan AS
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Donald Trump akhirnya mengalami shutdown atau tutup setelah presiden gagal mencapai kesepakatan dengan kubu senator Partai Demokrat terkait perpanjangan pendanaan pemerintah AS hingga 16 Februari. Setidaknya, 14 sektor layanan AS semestinya terkena dampaknya.
Shutdown ini terjadi setelah pemerintah Trump berkuasa, di mana pemerintah AS kehabisan uang untuk pendanaan berbagai sektor layanan terhitung pada Jumat tengah malam waktu setempat atau hari ini (20/1/2018).
Kongres AS saat ini sejatinya didominasi para legislator Partai Republik atau partai pendukung Trump. Namun, untuk meloloskan sebuah undang-undang perpanjangan pendanaan jumlah suara senat Republik tak cukup tanpa dukungan suara senat Partai Demokrat.
Berikut artinya shutdown pemerintah AS bagi 14 sektor layanannya, sebagaimana dilansir news.com.au;
1. Militer
Departemen Pertahanan mengklaim sebuah penutupan atau shutdown pemerintah tidak akan mempengaruhi perang militer AS di Afghanistan atau operasinya terhadap militan ISIS di Irak dan Suriah. Sekitar 1,3 juta personel militer yang bertugas aktif akan tetap pada status tugas normal.
Namun, Menteri Pertahanan James Norman Mattis mengakui banyak operasi layanan militer AS di seluruh dunia akan terhenti karena dampak shutdown. Operasi yang terhenti antara lain pelatihan, pemeliharaan, dan intelijen.
”Kegiatan pemeliharaan kami mungkin akan cukup banyak yang ditutup. Lebih dari 50 persen, seluruhnya dari angkatan kerja sipil yang dihantui. Kami melakukan banyak operasi intelijen di seluruh dunia dan harganya mahal, mereka pasti akan berhenti,” ujar Mattis.
Baca: Pemerintah AS Tutup, Gedung Putih: Senator Demokrat Pecundang!
2. Kehakiman
Departemen Kehakiman memiliki banyak pekerja penting. Di bawah rencana kontijensi shutdown, sekitar 95.000 dari hampir 115.000 staf departemen akan terus bekerja.
3. Bursa Keuangan
Komisi Sekuritas dan Bursa Pemantau Pasar mengklaim akan mendanai diri mereka sendiri dengan mengumpulkan biaya dari industri keuangan, namun anggarannya ditetapkan oleh Kongres. Di masa lalu, komisi itu tetap dapat melanjutkan operasinya ketika pemerintah mengalami shutdown.
4. Gedung Putih
Menurut Administrasi Trump, lebih dari 1.000 staf dari total 1.715 karyawan di Gedung Putih akan dibebastugaskan terkait dampak shutdown. Namun, Presiden Trump akan diberi dukungan yang cukup untuk melaksanakan tugas konstitusionalnya, termasuk staf yang dibutuhkan untuk sebuah perjalanan yang direncanakan ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
5. Taman Nasional
Jika pemerintah AS mengalami shutdown semestinya layanan Taman Nasional akan berhenti beroperasi karena pendanaannya juga dari pemerintah. Namun, Administrasi Trump berencana untuk tetap menjaga Taman Nasional tetap terbuka dengan mempekerjakan penjaga dan satpam.
6. Pajak
Otoritas Center for American Progress mengatakan Internal Revenue Service kehilangan 90 persen stafnya saat pemerintah AS shutdown pada tahun 2013. Untuk kejadian serupa kali ini, otoritas itu belum bisa menjelaskan dampaknya.
7.Pengiriman Pos
Pengiriman akan berlanjut seperti biasa karena US Postal Service tidak menerima pajak dollar AS untuk operasi sehari-hari.
Baca juga: Jika Shutdown, Operasi Militer AS di Seluruh Dunia Ngadat
8. Perjalanan
Pelancong via pesawat dan kereta api di AS tidak merasakan dampak yang besar pada shutdown tahun 2013 karena petugas keamanan dan pengendali lalu lintas udara tetap di tempat kerja. Proses paspor juga berjalan meski ada beberapa penundaan.
9. Pengadilan
Kantor Administrasi Pengadilan AS mengatakan bahwa pengadilan federal, termasuk Mahkamah Agung, dapat terus beroperasi secara normal selama sekitar tiga minggu ke depan tanpa tambahan dana.
10. Kesehatan
Pada tahun 2013, program asuransi kesehatan Medicare untuk lansia sebagian besar tetap berlanjut tanpa gangguan. Namun, untuk kali ini belum jelas.
11. Keamanan Sosial
Pada tahun 2013, dana jaminan sosial dan cek untuk diabilitas tetap dikeluarkan tanpa ada perubahan tanggal pembayaran. Kantor lapangan tetap terbuka, namun menawarkan layanan terbatas. Ada penundaan dalam proses peninjauan untuk pemohon baru.
12. Pinjaman
Proses layanan gadai dan pinjaman lainnya tertunda ketika pemberi pinjaman tidak dapat mengakses layanan pemerintah seperti verifikasi pendapatan dan verifikasi jaminan sosial.
13. Veteran
Sebagian besar pegawai di Departemen Urusan Veteran (VA) tidak akan mengalami cuti panjang. Rumah sakit VA akan tetap terbuka dan para veteran akan terus terlayani. Namun, menurut departemen tersebut, bantuan pendampingan pendidikan dan banding kasus akan tertunda.
14. Energi
Departemen Energi mengatakan pada hari Jumat bahwa karena sebagian besar alokasinya untuk beberapa tahun, karyawan harus melapor untuk bekerja seperti biasa selama shutdown sampai ada pemberitahuan selanjutnya.
Sebelumnya Presiden AS Donald Trump men-tweet ketidaksenangannya karena gagal mendapatkan dukungan senat dari kubu Demokrat untuk perpanjangan pendanaan pemerintah federal.
Shutdown ini terjadi setelah pemerintah Trump berkuasa, di mana pemerintah AS kehabisan uang untuk pendanaan berbagai sektor layanan terhitung pada Jumat tengah malam waktu setempat atau hari ini (20/1/2018).
Kongres AS saat ini sejatinya didominasi para legislator Partai Republik atau partai pendukung Trump. Namun, untuk meloloskan sebuah undang-undang perpanjangan pendanaan jumlah suara senat Republik tak cukup tanpa dukungan suara senat Partai Demokrat.
Berikut artinya shutdown pemerintah AS bagi 14 sektor layanannya, sebagaimana dilansir news.com.au;
1. Militer
Departemen Pertahanan mengklaim sebuah penutupan atau shutdown pemerintah tidak akan mempengaruhi perang militer AS di Afghanistan atau operasinya terhadap militan ISIS di Irak dan Suriah. Sekitar 1,3 juta personel militer yang bertugas aktif akan tetap pada status tugas normal.
Namun, Menteri Pertahanan James Norman Mattis mengakui banyak operasi layanan militer AS di seluruh dunia akan terhenti karena dampak shutdown. Operasi yang terhenti antara lain pelatihan, pemeliharaan, dan intelijen.
”Kegiatan pemeliharaan kami mungkin akan cukup banyak yang ditutup. Lebih dari 50 persen, seluruhnya dari angkatan kerja sipil yang dihantui. Kami melakukan banyak operasi intelijen di seluruh dunia dan harganya mahal, mereka pasti akan berhenti,” ujar Mattis.
Baca: Pemerintah AS Tutup, Gedung Putih: Senator Demokrat Pecundang!
2. Kehakiman
Departemen Kehakiman memiliki banyak pekerja penting. Di bawah rencana kontijensi shutdown, sekitar 95.000 dari hampir 115.000 staf departemen akan terus bekerja.
3. Bursa Keuangan
Komisi Sekuritas dan Bursa Pemantau Pasar mengklaim akan mendanai diri mereka sendiri dengan mengumpulkan biaya dari industri keuangan, namun anggarannya ditetapkan oleh Kongres. Di masa lalu, komisi itu tetap dapat melanjutkan operasinya ketika pemerintah mengalami shutdown.
4. Gedung Putih
Menurut Administrasi Trump, lebih dari 1.000 staf dari total 1.715 karyawan di Gedung Putih akan dibebastugaskan terkait dampak shutdown. Namun, Presiden Trump akan diberi dukungan yang cukup untuk melaksanakan tugas konstitusionalnya, termasuk staf yang dibutuhkan untuk sebuah perjalanan yang direncanakan ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
5. Taman Nasional
Jika pemerintah AS mengalami shutdown semestinya layanan Taman Nasional akan berhenti beroperasi karena pendanaannya juga dari pemerintah. Namun, Administrasi Trump berencana untuk tetap menjaga Taman Nasional tetap terbuka dengan mempekerjakan penjaga dan satpam.
6. Pajak
Otoritas Center for American Progress mengatakan Internal Revenue Service kehilangan 90 persen stafnya saat pemerintah AS shutdown pada tahun 2013. Untuk kejadian serupa kali ini, otoritas itu belum bisa menjelaskan dampaknya.
7.Pengiriman Pos
Pengiriman akan berlanjut seperti biasa karena US Postal Service tidak menerima pajak dollar AS untuk operasi sehari-hari.
Baca juga: Jika Shutdown, Operasi Militer AS di Seluruh Dunia Ngadat
8. Perjalanan
Pelancong via pesawat dan kereta api di AS tidak merasakan dampak yang besar pada shutdown tahun 2013 karena petugas keamanan dan pengendali lalu lintas udara tetap di tempat kerja. Proses paspor juga berjalan meski ada beberapa penundaan.
9. Pengadilan
Kantor Administrasi Pengadilan AS mengatakan bahwa pengadilan federal, termasuk Mahkamah Agung, dapat terus beroperasi secara normal selama sekitar tiga minggu ke depan tanpa tambahan dana.
10. Kesehatan
Pada tahun 2013, program asuransi kesehatan Medicare untuk lansia sebagian besar tetap berlanjut tanpa gangguan. Namun, untuk kali ini belum jelas.
11. Keamanan Sosial
Pada tahun 2013, dana jaminan sosial dan cek untuk diabilitas tetap dikeluarkan tanpa ada perubahan tanggal pembayaran. Kantor lapangan tetap terbuka, namun menawarkan layanan terbatas. Ada penundaan dalam proses peninjauan untuk pemohon baru.
12. Pinjaman
Proses layanan gadai dan pinjaman lainnya tertunda ketika pemberi pinjaman tidak dapat mengakses layanan pemerintah seperti verifikasi pendapatan dan verifikasi jaminan sosial.
13. Veteran
Sebagian besar pegawai di Departemen Urusan Veteran (VA) tidak akan mengalami cuti panjang. Rumah sakit VA akan tetap terbuka dan para veteran akan terus terlayani. Namun, menurut departemen tersebut, bantuan pendampingan pendidikan dan banding kasus akan tertunda.
14. Energi
Departemen Energi mengatakan pada hari Jumat bahwa karena sebagian besar alokasinya untuk beberapa tahun, karyawan harus melapor untuk bekerja seperti biasa selama shutdown sampai ada pemberitahuan selanjutnya.
Sebelumnya Presiden AS Donald Trump men-tweet ketidaksenangannya karena gagal mendapatkan dukungan senat dari kubu Demokrat untuk perpanjangan pendanaan pemerintah federal.
(mas)