Tillerson: Sanksi Benar-benar Mulai Melukai Korut

Kamis, 18 Januari 2018 - 06:23 WIB
Tillerson: Sanksi Benar-benar...
Tillerson: Sanksi Benar-benar Mulai Melukai Korut
A A A
PALO ALTO - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima bukti jika sanksi internasional benar-benar mulai menyakiti Korea Utara (Korut). Ia juga memuji China karena telah memberikan tekanan kepada Pyongyang.

Dalam sebuah acara di Stanford University di California, Tillerson mengatakan, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in telah menghubungkan kemauan Korut untuk berbicara dengan Korsel baru-baru ini dengan rasa sakit dari sanksi internasional.

Tillerson mengatakan bahwa dia yakin tekanan pada akhirnya akan membawa Korut ke meja perundingan mengenai program nuklir dan misilnya. Pyongyang telah melakukan uji coba nuklir dan rudal yang bertentangan dengan PBB dan sanksi lainnya.

"Kami mendapatkan banyak bukti bahwa sanksi ini benar-benar mulai menyakitkan," kata Tillerson, mengutip bukti intelijen dan komentar subyektif dari pembelot seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/1/2018).

Ia juga mengatakan Jepang mengatakan pada sebuah konferensi Korut di Vancouver bahwa lebih dari 100 kapal nelayan Korut telah hanyut ke perairannya dan dua pertiga dari mereka yang berada di kapal telah meninggal dunia.

"Apa yang mereka pelajari adalah bahwa mereka dikirim keluar pada musim dingin karena ada kekurangan makanan dan mereka dikirim untuk memancing dengan bahan bakar yang tidak memadai untuk kembali," katanya.

China tidak menghadiri pertemuan di Vancouver, di mana 20 negara sepakat untuk meningkatkan tekanan sanksi terhadap Korut, namun Tillerson tetap menyoroti peran Beijing.

"Kami tidak pernah mendapat dukungan China untuk sanksi seperti yang kita dapatkan sekarang," katanya.

"Masalah Rusia sedikit berbeda, tapi China telah menekan keras pada Korea Utara," katanya.

Presiden AS Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan Reuters menuding Rusia telah membantu Korut menghindari sanksi dan Pyongyang setiap harinya semakin dekat untuk mendapatkan rudal jarak jauh ke AS.

Tillerson mengatakan bahwa sementara Korut memiliki catatan untuk mencoba membuat irisan antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya melalui "serangan pesona", Washington mendukung dialog Utara-Selatan.

Dia mengatakan bahwa kemungkinan kehadiran Korut mungkin merupakan upaya awal untuk memecahkan es. "Kita lihat - tidak ada mungkin bisa datang dari situ," katanya.

Tillerson pun mengirim pesan kepada pemimpin Korut Kim Jong-un.

"Dia tahu bagaimana menghubungi saya, jika dia ingin berbicara. Tapi dia pergi untuk memberitahu saya bahwa dia ingin berbicara. Kami tidak akan mengejarnya," cetus Tillerson.

Tillerson mengatakan bahwa dia yakin pihak-pihak terkait pada akhirnya akan sampai ke meja perundingan dan dia ingin tahu saat hal itu terjadi bahwa AS memiliki pilihan militer yang sangat kuat yang ada di belakangnya.

Pemerintah Trump mengatakan berulang kali bahwa semua opsi tersedia, termasuk opsi militer, dalam memaksa Korut untuk menghentikan pengembangan rudal nuklir yang mampu mencapai AS, meskipun lebih menyukai solusi diplomatik.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
AS Tanggapi Santai Peluncuran...
AS Tanggapi Santai Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
AS Cs Kutuk Peluncuran...
AS Cs Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
Wapres AS akan ke Korsel,...
Wapres AS akan ke Korsel, Korut Tembakan Rudal Balistik
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Lagi, Korea Utara Tembakkan...
Lagi, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
16 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved