Dua Pelaku Didakwa dengan Tuduhan Penyiksaan & Membahayakan Anak

Rabu, 17 Januari 2018 - 13:39 WIB
Dua Pelaku Didakwa dengan...
Dua Pelaku Didakwa dengan Tuduhan Penyiksaan & Membahayakan Anak
A A A
LOS ANGELES - Sebanyak 13 kakak beradik kelaparan dan dirantai di tempat tidur oleh ayah dan ibunya. Anak-anak itu jarang keluar rumah yang terletak di Perris, 115 km timur Los Angeles, California.

Jika mereka keluar rumah, mereka tampak kurus, pucat, dan bertingkah aneh. Orang tua mereka, David Allen Turpin, 57, dan Louise Anna Turpin, 49, ditahan pada Minggu (14/1/2018). Mereka didakwa dengan sembilan tuduhan penyiksaan dan 10 tuduhan membahayakan anak.

“Kedua orang tua itu ditangkap setelah seorang anak gadis mereka yang berusia 17 tahun berhasil melarikan diri dari rumah tersebut dan menelepon polisi,” ungkap pernyataan Kantor Kepolisian Riverside County, dikutip kantor berita Reuters. Polisi menemukan 13 anak, berusia dari dua tahun hingga 29 tahun.

“Mereka dibelenggu di tempat tidur mereka dengan rantai dan gembok dalam kondisi gelap dan bau busuk di sekitarnya. Para korban tampak mengalami gizi buruk dan sangat kotor,” ungkap pernyataan kepolisian.

Kimberly Milligan, 50, yang tinggal di seberang jalan dari rumah tersebut menjelaskan, dia hanya melihat bayi digendong ibunya dan tiga anak lain sejak dia pindah di seberang jalan dua tahun lalu. Menurut dia, anakanak itu kurus dan pucat.

“Mengapa kita tidak pernah melihat anak-anak? Melihat ke belakang, kami tidak pernah memikirkan ini, tapi ada bendera merah. Anda tidak pernah mendengar atau melihat sembilan anak,” kata Milligan.

Dua tahun lalu, saat berjalan di sekitar rumah untuk menikmati lampu dan dekorasi Natal, Milligan melihat tiga anak Turpin dan memuji mereka yang duduk dengan bayi Yesus di luar rumah mereka.

Milligan menyatakan, anak itu terdiam beku sehingga mereka bisa tak terlihat. “Anak berusia 20 tahun tidak pernah bertingkah seperti itu. Mereka tidak ingin memiliki percakapan sosial,” kata Milligan.

Nicole Gooding, 35, yang bertetangga dengan keluarga itu selama tiga tahun menjelaskan, pertama kali dia melihat keluarga itu ialah dua bulan lalu saat ibu dan anak membersihkan halaman yang penuh rumput dan tong sampah yang meluap penuh.

“Saya tidak pernah melihat mereka semuanya hingga hari itu,” kata dia. Orang tua yang dijadwalkan hadir di pengadilan pada Kamis (18/1/2018) itu ditahan dengan jaminan USD9 juta. Kepolisian tidak secara rinci menjelaskan motif orang tua membelenggu anak-anak mereka.

Enam anak itu masih kecil dan tujuh anak lainnya berusia di atas 18 tahun. Halaman Facebook yang dibuat orang tua mereka menunjukkan pasangan itu mengenakan pakaian pernikahan, dikelilingi 10 anak perempuan dengan baju warna ungu dan 3 anak laki-laki mengenakan jas. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
24 menit yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
1 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
2 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
3 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved