Ucapkan Selamat Natal, Mahasiswa Palestina Malah Babak Belur

Jum'at, 29 Desember 2017 - 16:13 WIB
Ucapkan Selamat Natal,...
Ucapkan Selamat Natal, Mahasiswa Palestina Malah Babak Belur
A A A
LONDON - Seorang mahasiswa Muslim menceritakan bagaimana ia takut akan mati setelah kepalanya ditendang. Kejadian itu terjadi beberapa detik setelah ia mengucapkan Selamat Natal kepada tiga orang asing di luar sebuah pub di utara Inggris.

Ihsan Abualrob secara brutal diserang pada malam Natal setelah menghabiskan waktu semalaman di Durham. Abualrob saat ini sedang belajar untuk gelar Master di bidang Politik di Universitas Durham, namun ia ditinggalkan "patah hati" setelah dia dan teman-temannya diserang.

Warga Palestina itu berada di pub Happy Wanderer bersama teman-temannya saat dia disebut "pembom bunuh diri" sebelum diserang di luar pub. Tiga orang asing tersebut awalnya mendekati mereka saat bermain biliar di pub tersebut.

"Kami tidak minum dan sedang duduk di sana mengobrol saat tiba-tiba seorang pria Inggris mendekati kami, menarik sebuah kursi tanpa diundang dan bertanya dari mana asal kami," katanya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (29/12/2017).

"Teman saya bilang dari Mesir dan saya sendiri dari Palestina. Dia berkata: 'Mesir, Palestina. Kamu muslim? Apakah Anda pelaku bom bunuh diri?," tanya orang asing tersebut.

Ketika kelompok itu pergi, mereka mengatakan bahwa mereka akan menemui Abualrob dan kawannya di luar. Tiga pria itu mulai menghina umat Islam dan mengejek agama.

Abualrob berkata: "Selamat Natal, nikmati liburanmu." Tiga orang itu pun lantas berpaling dan mengikuti Abualrob dan kawannya.

"Salah satu dari mereka melempar gelas ke arah kami," katanya.

"Lalu salah satu dari mereka menerjang saya dan meninju pipi kiri saya dan saya terjatuh ke tanah. Kemudian tiga dari mereka mulai menendang kepala, bahu dan tubuh saya. Aku meraih kepalaku di pelukanku untuk melindungi wajahku," tutur Abualrob.

Abualrob jatuh di depan pub, menderita gegar otak dan memar di wajah dan lututnya. Mahasiswa tersebut berkata: "Natal seharusnya merupakan saat cinta dan harapan, bukan kekerasan."

Polisi telah menahan dua orang pelaku karena dicurigai melakukan serangan rasial atau agama.

Seorang juru bicara Polisi Durham mengatakan: "Polisi dipanggil untuk atas penyerangan di luar pub Happy Wanderer di Durham sekitar pukul 8.40 malam pada malam Natal. Seorang pria dibawa ke Rumah Sakit Universitas North Durham dengan luka ringan."

"Seorang pria berusia 49 tahun dan seorang anak berusia 23 tahun telah ditangkap karena dicurigai melakukan serangan rasial atau agama hingga menyebabkan luka parah," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
6 Juta Warga Palestina...
6 Juta Warga Palestina Mengungsi di Lebanon, Suriah, Yordania, dan Tepi Barat
Israel Bebaskan 33 Tahanan...
Israel Bebaskan 33 Tahanan Palestina
Serangan Israel ke Jalur...
Serangan Israel ke Jalur Gaza Tewaskan 24 Warga Sipil
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Berita Terkini
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
22 menit yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
1 jam yang lalu
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
1 jam yang lalu
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
2 jam yang lalu
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
2 jam yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
3 jam yang lalu
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved