PBB: Serangan Saudi Kembali Tewaskan Puluhan Warga Sipil Yaman
Kamis, 28 Desember 2017 - 21:13 WIB
PBB: Serangan Saudi Kembali Tewaskan Puluhan Warga Sipil Yaman
A
A
A
SANAA - Koordinator Kemanusiaan PBB di Yaman, Jamie McGoldrick menyatakan serangan yang dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman kembali menewaskan puluhan warga sipil. Dia menyebut, apa yang dilakukan oleh Saudi dan sekutunya sudah kelewat batas.
"Serangan udara di pasar yang ramai di wilayah Al Hayma, distrik Attazziah, Taizz mengakibatkan setidaknya 54 warga sipil terbunuh, termasuk 8 anak-anak, dan 32 lainnya luka-luka termasuk 6 anak," kata McGoldrick, merujuk untuk serangan udara koalisi yang dipimpin oleh Saudi hari Selasa lalu.
"Pada hari yang sama, 14 orang lainnya terbunuh dalam serangan terhadap sebuah peternakan oleh koalisi di Distrik Attohayta, al-Hudaydah," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (28/12).
McGoldrick mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, dalam 10 hari terakhir serangan yang dilakukan oleh koalisi Saudi telah menewaskan 109 warga sipil tidak bersalah.
"Insiden ini membuktikan ketidakpedulian sepenuhnya terhadap kehidupan manusia oleh semua pihak, termasuk koalisi yang dipimpin Saudi. Perang absurd ini hanya mengakibatkan kehancuran negara dan penderitaan warga Yaman, yang dihukum sebagai bagian dari kampanye militer yang sia-sia oleh kedua belah pihak," ucapnya.
Dia menambahkan, PBB mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut untuk tidak lagi menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil, serta menekankan tidak ada solusi militer untuk menyelesaikan konflik di Yaman.
"Serangan udara di pasar yang ramai di wilayah Al Hayma, distrik Attazziah, Taizz mengakibatkan setidaknya 54 warga sipil terbunuh, termasuk 8 anak-anak, dan 32 lainnya luka-luka termasuk 6 anak," kata McGoldrick, merujuk untuk serangan udara koalisi yang dipimpin oleh Saudi hari Selasa lalu.
"Pada hari yang sama, 14 orang lainnya terbunuh dalam serangan terhadap sebuah peternakan oleh koalisi di Distrik Attohayta, al-Hudaydah," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Kamis (28/12).
McGoldrick mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, dalam 10 hari terakhir serangan yang dilakukan oleh koalisi Saudi telah menewaskan 109 warga sipil tidak bersalah.
"Insiden ini membuktikan ketidakpedulian sepenuhnya terhadap kehidupan manusia oleh semua pihak, termasuk koalisi yang dipimpin Saudi. Perang absurd ini hanya mengakibatkan kehancuran negara dan penderitaan warga Yaman, yang dihukum sebagai bagian dari kampanye militer yang sia-sia oleh kedua belah pihak," ucapnya.
Dia menambahkan, PBB mendesak pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut untuk tidak lagi menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil, serta menekankan tidak ada solusi militer untuk menyelesaikan konflik di Yaman.
(esn)