Harapan Natal Trump: Kami Ingin Kedamaian

Senin, 25 Desember 2017 - 15:59 WIB
Harapan Natal Trump:...
Harapan Natal Trump: Kami Ingin Kedamaian
A A A
PALM BEACH - Pada malam Natal, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima telepon dari anak-anak kecil. Trump dan anak-anak saling menanyakan apa yang paling mereka inginkan dari Santa pada Natal tahun ini.

Seorang anak lelaki mendambakan blok bangunan. Yang lain ingin neneknya keluar dari rumah sakit.

Seperti halnya anak-anak itu, Presiden Trump juga mengungkap keinginannya dan dia tuliskan di Twitter.

”Kami memiliki kemakmuran, sekarang kami menginginkan kedamaian,” kata Trump memberi tahu seorang anak kecil bernama Ryan yang menghubungi Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD).

Setiap malam Natal NORAD selalu melacak penerbangan Santa dan kereta gantung yang ditarik rusa kutub. Tradisi ini berlangsung sejak tahun 1955 ketika sebuah department store salah mencetak nomor telepon dan mengirim serentetan panggilan kepada seorang kolonel NORAD.

Duduk di kursi emas di samping Ibu Negara Melania Trump di sebuah ruang mewah, sang presiden dengan antusias mengobrol dengan anak-anak dan orang tua mereka via telepon. Wartawan di ruangan itu hanya bisa mendengar pembicaraan mereka.

Dengan gaya brasho-nya yang khas yang diasah selama berkarier di dunia real estate New York, Trump meramalkan bahwa anak-anak akan memiliki Natal terhebat yang pernah ada.

”Saya akan membuat prediksi, Santa akan memperlakukan Anda dengan baik, sangat baik, yang terbaik yang pernah dia lakukan,” katanya kepada seorang anak dari Mississippi, yang dia serukan untuk datang ke Oval Office Gedung Putih suatu saat nanti.

Casper dari Arlington, Virginia, yang disambut Trump saat mendambakan ingin memiliki blok bangunan. ”Blok bangunan! Itu yang selalu saya sukai juga,” seru sang presiden.

”Saya memprediksi bahwa Santa akan membawa Anda blok bangunan, sehingga Anda tidak akan sanggup menggunakan semuanya,” lanjut Trump.

Sedangkan kepada Ryan, dia memberi tahu Trump bahwa dia ingin neneknya pulang dari rumah sakit. ”Itu bagus, lebih baik daripada meminta mainan atau apa,” ucap Trump, seperti dikutip Reuters, Senin (25/12/2017).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
1 jam yang lalu
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
2 jam yang lalu
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
3 jam yang lalu
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
7 jam yang lalu
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
9 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved