Manusia Tidak Hidup Sendiri, Investigasi Alien Harus Dilanjutkan

Rabu, 20 Desember 2017 - 10:48 WIB
Manusia Tidak Hidup...
Manusia Tidak Hidup Sendiri, Investigasi Alien Harus Dilanjutkan
A A A
WASHINGTON - Mantan pemimpin program UFO (unidentified flying object ) yang dijalankan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) Luis Elizondo menegaskan, dia sangat percaya dengan bukti kalau kehidupan alien mendekati bumi.

”Kepercayaan personal saya adalah banyak bukti bahwa kita tidak hidup sendirian,” kata Elizondo kepada CNN . Sebelumnya laporan di The New York Times dan Politico pada akhir pekan lalu mengupas tentang Program Identifikasi Ancaman Penerbangan Canggih (AATIP) yang didukung penuh mantan Ketua Senat Harry Reid.

(AATIP) bertujuan menyelidiki UFO yang menjadi fenomena belum terungkap hingga kini. Program UFO tersebut dijalankan sejak 2007 hingga 2012 dengan dana tahunan senilai USD22 juta (Rp297 miliar). Elizondo mengungkapkan, kalau dia mengundurkan diri dari Departemen Pertahanan pada Oktober lalu sebagai bentuk protes karena pendanaan program UFO itu dihentikan pada 2012.

Dia mengungkapkan, tidak lagi bisa bicara mewakili pemerintah, tetapi dia memiliki keyakinan dan bukti kalau pesawat alien pernah mengunjungi bumi. ”Pesawat alien itu tidak memiliki karakteristik atau bentuk seperti temuan AS selama ini ataupun temuan negara asing lainnya. Kita sangat menyadari hal tersebut,” ujar Elizondo.

Dia mengungkapkan, program untuk mengidentifikasi apa yang dilihat itu dengan alat atau laporan saksi mata. ”Kita menemukan banyak UFO. Kita juga menyelidiki apakah informasi tersebut memiliki potensi ancaman bagi keamanan nasional,” ujarnya.

Mantan pejabat Pentagon itu mengungkap mereka mengidentifikasi pesawat ganjil yang kerap terbang melanggar hukum penerbangan. ”Benda tersebut tidak memiliki pelayanan penerbangan. Itu memiliki tenaga penggerak dan bermanuver dengan cara ekstrem,” katanya.

AATIP mengkaji rekaman video atau audio tentang objek tidak dikenal yang dilaporkan pilot militer. Pilot tersebut kini telah pensiunkan, yakni David Fravor. Dia menyaksikan objek yang bergerak cepat pada penerbangan tahun 2004. AATIP juga mewawancarai orang yang pernah memiliki pengalaman melihat objek terbang yang tak dikenal.

Tak semua rakyat AS sepakat dengan program UFO tersebut. Ryan Alexander dari Taxpayers for Common Sense mengungkapkan program itu hanya membuang uang negara saja. ”Sangat gila menghabiskan anggaran USD22 juta untuk meneliti UFO,” katanya.

Dia menjelaskan kalau mencari UFO bukan prioritas keamanan nasional saat ini. Politico melaporkan Elizondo kini bekerja untuk To the Stars Academy of Arts and Sciences, sebuah perusahaannya yang didirikan mantan musisi Blink-182 Tom DeLonge. (Andika Hendra)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
10 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved