Korea Utara Tuduh Trump Lakukan Provokasi Serius

Kamis, 23 November 2017 - 05:06 WIB
Korea Utara Tuduh Trump...
Korea Utara Tuduh Trump Lakukan Provokasi Serius
A A A
SEOUL - Dua hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memasukkan Korea Utara (Korut) sebagai sponsor terorisme, Pyongyang pun memberikan tanggapan. Korut mengatakan bahwa keputusan tersebut sebuah provokasi serius dan bersumpah untuk menjaga program nuklir dan misilnya sebagai penghalang terhadap musuh seperti AS.

"AS, gembong dari segala jenis terorisme yang bahkan tidak dapat mencegah teror di wilayahnya sendiri, bertindak seperti 'hakim internasional mengenai terorisme' sambil melampirkan atau menghapus label 'sponsor terorisme negara' di negara-negara berdaulat," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut mengatakan kepada kantor berita resmi Korea Tengah.

"Ini adalah provokasi serius dan pelanggaran keras terhadap negara kita yang bermartabat," sambungnya seperti dikutip dari New York Times, Kamis (23/11/2017).

Komentar tersebut merupakan reaksi resmi Korut yang pertama terhadap keputusan Trump pada hari Senin untuk mengembalikan negara tersebut ke daftar negara-negara yang mensponsori terorisme Washington, bersama dengan Iran, Sudan dan Suriah.

Pada hari Selasa, Departemen Keuangan mengumumkan babak baru sanksi untuk menghambat program rudal nuklir dan balistik Korut, yang menargetkan perusahaan dan kapal Korut serta perusahaan perdagangan China.

Daftar ulang tersebut menimbulkan kekhawatiran di wilayah bahwa Korut mungkin menganggapnya sebagai alasan untuk melanjutkan tes senjata. Negara ini terakhir meluncurkan rudal pada 15 September lalu.

Pada hari Rabu, juru bicara Korut yang tidak dikenal tidak menyebutkan ancaman langsung untuk meluncurkan rudal. Namun dia mengatakan bahwa penangkal Korut akan semakin diperkuat - dan negara tersebut harus terus menjaga agar senjata nuklir yang berharga di tangan kami lebih erat lagi - selama Washington melanjutkan dengan kebijakan bermusuhannya terhadap Korut.

Dia mengatakan bahwa penunjukan ulang tersebut mencerminkan niat Washington untuk menghancurkan ideologi dan sistem Korut dan bahwa tentara dan rakyatnya mengeraskan tekad mereka untuk menyelesaikan semua masalah dengan gangster tersebut kapan saja dengan cara apa pun.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
1 jam yang lalu
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
2 jam yang lalu
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
4 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
9 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
10 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved