Pasca Gempa Dahsyat, 2 WNI Dievakuasi dari Kaledonia Baru

Senin, 20 November 2017 - 16:32 WIB
Pasca Gempa Dahsyat,...
Pasca Gempa Dahsyat, 2 WNI Dievakuasi dari Kaledonia Baru
A A A
NOUMEA - Dua warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan telah berhasil dievakuasi oleh pemerintah Kaledonia Baru dari Pulau Mare. Keduanya dievakuasi paska adanya gempa dahsyat yang mengguncang pulau Mare.

Menurut keterangan Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Noumea, kedua WNI adalah penghuni hotel Nengone Village. KJRI menyebut, mereka mendapatkan informasi evakuasi itu langsung dari kedua WNI yang bersangkutan.

"Terdapat dua orang WNI di pulau tersebut yang mengelola hotel Nengone Village yang mewartakan bahwa seluruh hotel telah dikosongkan dan pihak keamanan memandu pengungsian penduduk," kata KJRI Noumea.

Pihak KJRI kemudian menuturkan, pulau Mare terpisah lautan dari pulau utama Kaledonia baru, di mana KJRI Noumea berada. Jarak penerbangan antara Noumea ke Mare berkisar 45 menit dengan pesawat berbaling.

"Kota Noumea dapat merasakan getaran gempa tersebut, namun tidak memperoleh peringatan bahaya tsunami. Kota terujung selatan pulau Kaledonia Baru yang paling dekat dengan pulau Mare memperoleh peringatan tsunami, tetapi telah dicabut beberapa menit yang lalu," ungkapnya.

"Jumlah WNI di Kaledonia Baru berkisar 350 orang, sementara diaspora keturunan Indonesia berkisar 7.000 orang dari 250 ribu penduduk. Orang Indonesia telah datang ke Kaledonia Baru sejak 1896 sebagai pekerja di tambang Nikel dan kebun Kopi milik pemerintah Prancis. Mereka didatangkan atas kerjasam Pemerintah Belanda dan Prancis yang waktunya hampir bersamaan dengan periode pengiriman tenaga pekerja Indonesia ke Suriname," imbuhnya.

Sebelumnya diwartakan, gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) melanda wilayah Kaledonia Baru pada Senin pagi. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) memantau kemungkinan gelombang tsunami yang berpotensi melanda wilayah tersebut.

Laporan awal menyebutkan, gempa 7,0 SR terjadi di sebuah wilayah yang berjarak 82 km timur laut Tadine, di Pulau Mare, yang berpenduduk lebih dari 5.600 orang. Namun, data tersebut telah direvisi oleh Suvei Geologi Amerika Serikat (USGS), di mana pusat gempa berada di wilayah 68 km dari Tadine dengan kedalaman 25 km. Kekuatan gempa, menurut laporan Reuters, juga direvisi menjadi 7,3 SR.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
32 menit yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
1 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
2 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
3 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
12 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved