Kata Duterte, Perang dengan Korut Berarti Akhir Umat Manusia

Rabu, 15 November 2017 - 06:19 WIB
Kata Duterte, Perang...
Kata Duterte, Perang dengan Korut Berarti Akhir Umat Manusia
A A A
MANILA - Sebuah perang dengan Korea Utara (Korut) akan menghasilkan “holocaust nuklir” yang berarti akhir dari umat manusia. Peringatan ini disampaikan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam penutupan KTT ASEAN di Manila.

Dia mengatakan pemimpin Korut Kim Jong-un sedang bermain dengan bom nuklir yang 200-300 kali lebih kuat daripada bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di Jepang selama Perang Dunia II.

“Kita tidak bisa memulai perang dengan krisis Korea Utara yang menjulang di depan. Ada awan gelap di sana. Kami lebih baik berdoa,” kata Duterte di hadapan para pemimpin ASEAN, hari Selasa.

”Jika semua rudal dan rudal balistik antarbenua (ICBM) tersebut meledak, itu berarti akhir umat manusia. Penghancuran, itu akan menjadi akhir dari segalanya,” lanjut peringatan Duterte, yang dilansir Al Jazeera, Rabu (15/11/2017).

Komentar pemimpin Filipina itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump membahas cara menetralisir program senjata nuklir Korut selama lawatan 12 hari di Asia.

Peringatan dari Duterte juga bertepatan dengan rampungnya latihan perang langka tiga kapal induk AS di dekat Semananjung Korea. Beberapa kapal perang dari Jepang dan Korea Selatan juga ikut bergabung dalam latihan itu.

Media pemerintah Korea Utara menggambarkan penumpukan militer AS dan sekutunya di dekat Semenanjung Korea merupakan ancaman terhadap negara komunis yang dipimpin Kim Jong-un tersebut.

“AS sekarang mengemudikan situasi semenanjung ke fase terburuk perang nuklir karena menemukan kesalahan dengan tindakan penanggulangan diri DPRK untuk meningkatkan kemampuan nuklirnya,” tulis surat Pyongyang Times dalam sebuah editorial berjudul “Awan Nuklir Berkumpul di Asia Pasifik”.

”Saat ini, AS mengambil tindakan militer yang sangat berisiko. Tujuh dari 11 kapal induknya diarak secara bersamaan ke teater operasional yang dekat dengan semenanjung dan pesawat tempur siluman F-35C terbaru telah dikirim ke wilayah tersebut untuk pertama kalinya,” lanjut editorial media pemerintah Kim Jong-un itu.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
56 menit yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
3 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
10 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
11 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
12 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved