Pilot asal India Bikin Pesawat Amatir di Atap Rumah

Selasa, 07 November 2017 - 12:30 WIB
Pilot asal India Bikin...
Pilot asal India Bikin Pesawat Amatir di Atap Rumah
A A A
MUMBAI - Tujuh tahun lalu, Amol Yadav mengumumkan kepada seluruh temannya bahwa dia ingin memproduksi pesawat di atap rumahnya di Mumbai, India. Dia juga akan memberitahukan keluarganya kalau dia akan menurunkan pesawatnya jika sudah jadi.

Yadav yang juga seorang pilot benar-benar mewujudkan ambisinya membuat pesawat. Dia mewujudkan mimpinya di apartemen keluarganya berlantai lima yang dihuni 19 anggota keluarga besarnya. Rumah itu tidak memiliki lift.

Dia juga menghadapi kesulitan mengangkut mesin, kompresor ke lantai atas, tapi semuanya dilakukan dengan cara manual. Di tengah panas dan polusi Kota Mumbai, Yadav dan tim teknisi terus bekerja keras membangun pesawat. Mereka kerja di tempat berukuran 111,5 meter persegi atau setengah lapangan tenis.

Pada Februari tahun lalu, pesawat enam kursi buatan Yadav pun jadi dan terwujud. “Itu merupakan pesawat pertama yang dibuat di rumah di India," ujar Yadav dilansir BBC.

Mesin pesawat itu, menurut Yadav, bisa membuat pesawat itu terbang hingga ketinggian 3.920 meter. Tangki bahan bakar bisa membuat pesawat tersebut mampu terbang sejauh 324 km per jam. "Kini kita akan membawa pesawat itu turun dari atap dan menunjukkannya kepada masyarakat," ujar Yadav,41.

Apa yang dilakukan Yadav merupakan bentuk implementasi dari kebijakan Make in India yang digelorakan Perdana Menteri India Narendra Modi. Program itu bertujuan agar menjadikan Mumbai sebagai pusat manufaktur dunia.

Yadav pun ingin menampilkan pesawat buatannya di pameran bertajuk Make in India. Dibantu anggota keluarga yang lain, Yadav menurunkan pesawat itu dengan crane dari atap rumahnya. Pesawat berhasil diturunkan dan dibawa dengan truk ke lokasi pameran Make in India.

Kini Yadav mengungkapkan siap memproduksi pesawat buatan India secara komersial. Dia juga sudah mendapatkan investor yang tertarik bergabung bersamanya. Pemerintahan lokal telah menyiapkan tanah seluas 157 hektare sebagai pabrik untuk membuat pesawat ala Yadav.

"Saya percaya jika pabrik ini didukung investor dan pemerintah, kita bisa memproduksi pesawat kecil dan meningkatkan konektivitas serta memberikan lapangan pekerjaan," ujar Yadav.

Mimpi Yadav untuk mendirikan pionir di industri penerbangan domestik India akan terwujud. Namun demikian, agar pesawat buatan Yadav bisa terbang, dia harus menunggu izin dari regulator penerbangan India. Izin itu bisa keluar minimal enam tahun. Selain itu, dia juga harus menunggu proses sertifikasi agar pesawat itu dinilai layak terbang.

"Mereka mengubah aturan sehingga membuat saya semakin frustrasi," ujar Yadav. Pihak regulator penebangan India mengklaim mereka perlu memeriksa desain dan proses pengembangan pesawat buatan amatir tersebut.
(amm)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
49 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved