Oposisi Desak Pemerintah Inggris Akui Palestina

Kamis, 02 November 2017 - 18:58 WIB
Oposisi Desak Pemerintah...
Oposisi Desak Pemerintah Inggris Akui Palestina
A A A
LONDON - Tokoh oposisi Inggris mendesak Perdana Menteri Theresa May untuk mengakui kedaulatan Palestina. Emily Thornberry, tokoh Partai Buruh, yang merupakan oposisi utama di Inggris, menganggap 100 tahun bisa menjadi saat yang tepat bagi Inggris untuk secara resmi mengakui Palestina.

"Menurut saya, adalah benar untuk menjadi teman sejati dari kedua sisi. Anda perlu mengenali kekhawatiran yang sah dari kedua belah pihak. Salah satu hal tentang Balfour yang mengejutkan saya adalah bahwa hal itu memperkuat saya untuk menyampaikan sebuah peringatan yang sangat penting bahwa ketika politisi Inggris dengan jelas menyatakan kebijakan mereka di Timur Tengah, hal itu dapat membuat perbedaan," kata Thornberry.

"Kita memiliki kewajiban bersama untuk melihat ke masa depan. Inggris memiliki tugas untuk melihat ke depan, dan satu-satunya cara untuk maju tampaknya bagi saya adalah untuk menciptakan negara Israel yang aman, dan negara Palestina yang aman. Pemerintah Konservatif mengatakan bahwa mereka akan mengakui sebuah negara Palestina namun tidak mengatakan kapan mereka akan melakukannya. Kami katakan, lakukan pada peringatan 100 tahun Deklarasi Balfour, kota harus mengakui Palestina," sambungnya.

Thornberry, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (2/11), kemudian mengatakan jika pemerintah Inggris saat ini tidak siap untuk mengakui Palestina, maka Partai Buruh akan mengakuinya jika menang dalam pemilu mendatang.

"Yang penting adalah kita memenuhi keseluruhan janji, dan kita memiliki peran dalam hal ini. Kita memiliki tanggung jawab untuk melakukan segala sesuatu yang kita bisa untuk memastikan bahwa ada solusi dua negara yang tepat," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh oposisi lainnya, yakni Tom Brake. Anggota Parlemen dari Partai Demokrat Liberalmengatakan bahwa warga Palestina berhak atas sebuah negara seperti Israel.

Parlemen Inggris sendiri sejatinya sudah memberikan pengakuan kepada Palestina. Namun, sayangnya pengakuan tersebut tidak dianggap sah, jika hal serupa tidak dilakukan oleh Pemerintah Inggris.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
29 menit yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
1 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
2 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
3 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
5 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
5 jam yang lalu
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved