Bertemu Jokowi, Presiden Korsel Bakal Bahas Semenanjung Korea
Kamis, 02 November 2017 - 12:52 WIB
Bertemu Jokowi, Presiden Korsel Bakal Bahas Semenanjung Korea
A
A
A
JAKARTA - Isu Semenanjung Korea akan menjadi salah satu pembahasan utama pertemuan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in. Keduanya akan melakukan pertemuan di Jakarta pada pekan depan.
Menurut keterangan Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Edi Yusup, Jae-in akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 8 hingga 10 November mendatang. Dia akan bertemu Jokowi pada tanggal 9 Oktober di Istana Bogor.
"Ini adalah kunjungan pertama ke ASEAN, ini menunjukan komitmen kuat Korsel. Fokus pembicaraan adalah peningkatan kerjaam ekonomi, investias, perlindungan wni, isu-isu regional, dan internasional, seperti Semenanjung Korea," kata Edi.
"Isu Semenjung Korea akan menjadi salah satu isu yang akan dibahas, karena ini adalah masalah yang penting bagi kedua negara," sambungnya saat briefing mingguan Kemlu RI pada Kamis (2/11/2017).
Edi kemudian menuturkan, dalam pertemuan tersebut kedua presiden juga sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis menjadi tingkat yang lebuh tinggi.
Dia lalu mengatakan akan ada tiga kesepakatan yang akan diteken dalam pertemuan itu. Pertama adakah kesepakatan di bidang industri, perhubungan, dan kesehatan. "Sekarang masih tahap finalisasi," ungkapnya.
Dirinya menambahkan akan ada bisnis forum pada tanggl 9 November sebagai bagian kunjungan itu. Bisnis forum ini akan dihadri 300 pengusaha yang terdiri dari 150 pengusaha asal Korsel, dan 150 pengusaha Indonesia.
Menurut keterangan Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Edi Yusup, Jae-in akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 8 hingga 10 November mendatang. Dia akan bertemu Jokowi pada tanggal 9 Oktober di Istana Bogor.
"Ini adalah kunjungan pertama ke ASEAN, ini menunjukan komitmen kuat Korsel. Fokus pembicaraan adalah peningkatan kerjaam ekonomi, investias, perlindungan wni, isu-isu regional, dan internasional, seperti Semenanjung Korea," kata Edi.
"Isu Semenjung Korea akan menjadi salah satu isu yang akan dibahas, karena ini adalah masalah yang penting bagi kedua negara," sambungnya saat briefing mingguan Kemlu RI pada Kamis (2/11/2017).
Edi kemudian menuturkan, dalam pertemuan tersebut kedua presiden juga sepakat untuk meningkatkan kemitraan strategis menjadi tingkat yang lebuh tinggi.
Dia lalu mengatakan akan ada tiga kesepakatan yang akan diteken dalam pertemuan itu. Pertama adakah kesepakatan di bidang industri, perhubungan, dan kesehatan. "Sekarang masih tahap finalisasi," ungkapnya.
Dirinya menambahkan akan ada bisnis forum pada tanggl 9 November sebagai bagian kunjungan itu. Bisnis forum ini akan dihadri 300 pengusaha yang terdiri dari 150 pengusaha asal Korsel, dan 150 pengusaha Indonesia.
(ian)