AS Hentikan Bantuan Bagi Militer Myanmar

Rabu, 25 Oktober 2017 - 11:14 WIB
AS Hentikan Bantuan...
AS Hentikan Bantuan Bagi Militer Myanmar
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menuturkan mereka akan menghentikan bantuan kepada militer Myanmar. Penghentian bantuan ini adalah respon terbaru AS atas tindakan keras militer Myanmar terhadap etnis Rohingya.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri AS, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (25/10), mereka akan menarik program bantuan militer untuk unit dan petugas keamanan Myanmar yang terlibat dalam operasi di negara bagian Rakhine utara.
Penghentian bantuan ini membuat peran AS di militer Myanmar semakin minim. Sebelumnya AS juga telah memutuskan untuk memberlakukan embargo senjata kepada Myanmar, akibat dari tindakan terlalu keras terhadap Rohingya.Kemlu AS menyatakan mereka sedang mempertimbangkan sanksi baru terhadap Myanmar. Salah satunya, sanksi berdasarkan Undang-Undang Global Magnitsky.
”Kami mengungkapkan keprihatinan kami yang paling serius dengan kejadian baru-baru ini di negara bagian Rakhine di Myanmar dan kekerasan yang menyakitkan yang dilakukan terhadap Rohingya dan komunitas lainnya,” kata Kemlu AS, kemarin.
“Sangat penting bahwa setiap individu atau entitas yang bertanggung jawab atas kekejaman, termasuk aktor non-negara dan warga negara, bertanggung jawab,” sambungnya.
Ratusan ribu warga muslim Rohingya telah meninggalkan Rakhine, Myanmar, sejak akhir Agustus lalu ketika serangan gerilyawan Rohingya memicu respons militer yang ganas. Warga Rohingya yang tidak bersalah menuduh pasukan keamanan negara tersebut melakukan pembakaran, pembunuhan dan pemerkosaan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
1 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
2 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
3 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
4 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
5 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved