Bahas Kesepakatan Nuklir Iran, Perwakilan UE Temui Parlemen AS

Kamis, 05 Oktober 2017 - 15:38 WIB
Bahas Kesepakatan Nuklir...
Bahas Kesepakatan Nuklir Iran, Perwakilan UE Temui Parlemen AS
A A A
WASHINGTON - Para Duta Besar negara Uni Eropa (UE) di Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan melakukan pertemuan dengan Parlemen AS guna membahas kesepakatan nuklir Iran. Para dubes tersebut akan menyampaikan dukungan bagi AS untuk mempertahankan kesepakatan tersebut.
Melansir Sputnik pada Kamis (5/10), Duta Besar Inggris, Jerman, Prancis dan diplomat top UE lainnya di Washington akan bergabung dengan senator di Capitol Hill untuk pembicaraan yang diselenggarakan oleh Richard Durbin, anggota Parlemen dari Partai Demokrat.
UE merupakan pihak yang mendukung kesepakatan yang dicapai pada tahun 2015 tersebut. UE sempat menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi kekuatan dunia untuk menegosiasikan ulang kesepakatan itu.
Presiden AS Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan apakah kesepakatan tersebut melayani kepentingan keamanan AS saat dia menghadapi batas waktu hingga 15 Oktober untuk memastikan bahwa Iran mematuhi kesepakatan itu. Keputusan Trump dapat menenggelamkan kesepakatan yang sangat didukung oleh kekuatan dunia lainnya, yang terlibat dalam negosiasi dengan Iran.
Jika Trump tidak melakukan sertifikasi ulang pada 15 Oktober, bahwa Iran mematuhi kesepakatan itu, pemimpin kongres akan memiliki waktu 60 hari untuk memutuskan apakah akan mengajukan sanksi kepada Teheran yang ditangguhkan berdasarkan kesepakatan tersebut.
Di dalam negeri AS sendiri, banyak pihak yang berharap Trump melakukan sertifikasi ulang kesepakatan itu. Salah satunya adalah Menteri Pertahahan AS, James Mattis.
"Jika kita bisa memastikan bahwa Iran hidup dengan kesepakatan tersebut, jika kita dapat menentukan bahwa ini demi kepentingan terbaik kita, maka jelaslah, kita harus tetap bersama kesepakatan itu. Saya percaya, pada saat ini tidak ada indikasi sebaliknya. Ini adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan presiden untuk terus dipertahankan," kata Mattis.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
16 menit yang lalu
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
44 menit yang lalu
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
3 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
4 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
6 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved