Komite Migran PBB Soroti Buruknya Koordinasi Sektoral RI

Rabu, 20 September 2017 - 16:31 WIB
Komite Migran PBB Soroti...
Komite Migran PBB Soroti Buruknya Koordinasi Sektoral RI
A A A
JAKARTA - Komite Migran PBB menyoroti buruknya koordinasi antara kementerian dan lembaga di Indonesia dalam masalah perlindungan buruh migran. Setidaknya ada tujuh kementerian dan lembaga yang terlibat dalam perlindungan buruh migran Indonesia.

Adanya kritik dari Komite Migran tersebut diakui oleh Sekretaris Utama BNP2TKI, Hermono. Dia mengatakan dalam pertemuan dengan komite itu pada bulan lalu, Komite Migran PBB meminta adanya kerjasama yang lebih baik antara kementerian dan lembaga dalam perlindungan buruh migran.

"Ada tujuh yakni Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Luar Negeri, BNP2TKI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kementeria Sosial, dan Kementerian Kesehatan, iyu yang inti," kata Hermono, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

"Memang komite melihat ada koordinasi yang belum berjalan baik, ada kurangnya koordinasi di kementerian kunci, itu sebabnya mereka minta masalah koordinasi ini diperbaiki. Revisi undang-undang 39 ini juga merevisi kelembagaan ini, koordinasi. Salah satu yang jadi perdebatan dalam masalah RUU kan masalah pembagian tugas dan tanggung jawab," sambungnya.

Dikesempatan yang sama, dia juga mengungkap langkah yang akan diambil Indonesia untuk mengurangi jumlah tenaga kerja ilegal yang masuk ke Arab Saudi. Langkah tersebut adalah penggunaan satu pintu untuk mengeluarkan visa kerja ke Saudi, yakni melalui pemerintahan kedua negara.

"Kita berusaha mencegah, tapi kita tahu tidak seluruhnya efektif. Hanya sebagian kecil saja. Karena mereka banyak yang punya modus. Dari sisi Saudi, mereka tidak larang orang asing kerja di Saudi, selama mereka memenuhi syarat ya silakan saja. Jadi kita juga tahu Saudi menghadapi tekanan dari publik karena kebutuhan ART cukup tinggi. Kita tidak bisa atur kebijakan," ungkapnya.

"Salah satu model yg kita usulkan adalah Saudi tidak boleh keluarkan visa selain kepada TKI yang ada dalam data kita. Itu yang kita minta jadi hanya satu pintu. Sekarang semua orang dilayani. Visa blok, 100 atau 200 orang. Nah nanti akan pemerintah ke pemerintah, jadi Saudi tidak boleh keluarkan visa ke TKI yang tidak ada dalam daftar kita," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Menaker Ida Akan Benahi...
Menaker Ida Akan Benahi Penempatan TKI di Timur Tengah
Dubes Al-Thaqafi Berharap...
Dubes Al-Thaqafi Berharap RI Kembali Kirim TKI ke Arab Saudi
24 Calon TKI Ilegal...
24 Calon TKI Ilegal Tujuan Timur Tengah Berhasil Diselamatkan Polda Lampung
Disetop Sejak 2015,...
Disetop Sejak 2015, Kemnaker Buka Kembali Penempatan TKI ke Timur Tengah
Sidak Bandara, Kemnaker...
Sidak Bandara, Kemnaker Cegah Keberangkatan 87 TKI Ilegal ke Timur Tengah
Polda Lampung Tetapkan...
Polda Lampung Tetapkan 4 Tersangka Perdagangan Orang Jaringan Timur Tengah
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
8 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved