Jepang Pasok Bahan Bakar Kapal AS Berudal Aegis Pemantau Korut

Kamis, 14 September 2017 - 13:56 WIB
Jepang Pasok Bahan Bakar...
Jepang Pasok Bahan Bakar Kapal AS Berudal Aegis Pemantau Korut
A A A
TOKYO - Angkatan Laut Jepang memasok bahan bakar ke kapal perang Amerika Serikat (AS) yang dilengkapi sistem rudal pertahanan (BMD) Aegis di Laut Jepang. Kapal Washington itu merupakan kapal yang memantau setiap ancaman Korea Utara (Korut).

Menurut sumber yang mengetahui tentang operasi itu, dengan menyediakan bahan bakar ke kapal perusak AS, Jepang berharap untuk memastikan patroli terhadap ancaman Pyongyang dapat dipertahankan tanpa celah.

Pengisian bahan bakar dimulai pada bulan April sebagaimana dilaporkan surat kabar Nikkei.

Korut pada hari ini mengancam akan menenggelamkan Jepang dengan bom nuklir karena mengikuti AS untuk mendukung resolusi Dewan Keamanan PBB yang memberlakukan sanksi baru terhadap Pyongyang.

Armada ketujuh Angkatan Laut AS biasanya memiliki sekitar enam kapal dengan sistem rudal Aegis yang ditugaskan beroperasi di sekitar Jepang. Jepang sendiri mengoperasikan empat kapalnya di wilayah tersebut.

Kapal-kapal AS dan Jepang dipersenjatai dengan sistem rudal pertahanan atau pencegat rudal yang dirancang untuk menembak jatuh setiap hulu ledak di ruang angkasa sebelum terjun ke sasarannya. Sekitar setengah dari total kapal kedua negara itu biasanya berada di laut yang sama pada satu waktu.

Pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada tahun 2015 mendapat persetujuan parlemen untuk memperluas peran Pasukan Pertahanan Bela Diri (SDF) di bawah konstitusi Jepang.

Restu parlemen itu memungkinkan militer Tokyo mengambil peran lebih besar dalam aliansi dengan Washington, termasuk memasok bahan bakar dan mempertahankan kapal AS di wilayah Jepang.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga dalam konferensi pers regulernya pada hari Kamis mengatakan bahwa kerja sama semacam ini akan dilakukan oleh sekutu. Dia menolak untuk mengomentari pengiriman bahan bakar untuk kapal AS dengan sistem rudal Aegis.

”Hal itu dapat mengungkapkan rincian operasi Angkatan Laut kami dan Angkatan Laut AS,” katanya memberikan alasan mengapa menolak mengomentari pemasokan bahan bakar untuk kapal Pentagon tersebut, seperti dilansir Reuters.
(mas)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Negara-Negara yang Membenci...
Negara-Negara yang Membenci Korea Utara
Korut Uji Coba Rudal,...
Korut Uji Coba Rudal, Trio Korsel-AS-Jepang Gelar Latihan Anti Kapal Selam
AS, Korsel, Jepang Desak...
AS, Korsel, Jepang Desak Dunia Usir Pekerja IT Asal Korut
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
49 menit yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
1 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
2 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
2 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
3 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
5 jam yang lalu
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved