Kim Jong-un Pantau Latihan Perang Pasukan Khusus Korut
Sabtu, 26 Agustus 2017 - 16:22 WIB
Kim Jong-un Pantau Latihan Perang Pasukan Khusus Korut
A
A
A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, memantau langsung latihan perang yang dilakukan oleh tentara khusus Korut, KPA. Latihan perang itu mensimulasikan pendudukan sejumlah pulau yang dihelat bersamaan hari Songun ke-57, sebuah perayaan atas kebijakan revolusioner Kim Jong-il.
Seperti dikutip dari kcnawatch, Sabtu (26/8/2017), Jong-un memantau jalannya latihan perang itu dari sebuah pos pengamatan. Ia juga mendapat laporan terkait latihan tersebut. Sebagai panglima tertinggi, Jong-un mengeluarkan perintah untuk memulai latihan setelah melakukan inspeksi ke pasukan khusus yang telah mengambil posisi untuk menyerang.
Pesawat tempur yang menerima perintah untuk sortie tak henti-hentinya memukul target musuh dengan keras. Beberapa peluncur rudal dari kaliber yang berbeda dan senapan senapan otomatis ditembakkan dalam latihan tersebut.
Dalam simulasi itu, rudal-rudal ditembakkan ke pula-pulau buatan yang diberi nama Paekryong dan Big Yonphyong.
Kim Jong-un pun mengungkapkan kepuasannya atas latihan perang tersebut. Ia pun memuji para perwira dan personil pasukan khusus yang ikut dalam latihan perang tersebut. Menurutnya formalisme telah diterapkan dalam latihan dan telah dilakukan secara beragam serta multilateral.
Latihan perang yang dilakukan oleh Korut ini dilakukan ditengah latihan perang bersama Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, Korut juga dilaporkan telah meluncurkan sejumlah rudal ke laut.
Korut menembakkan rudal balistik dari pantai timurnya pada Sabtu pagi. Komando Pasifik AS mengatakan telah mendeteksi tiga rudal diluncurkan, dua di antaranya gagal dalam penerbangan, sementara yang ketiga meledak sesaat ditembakkan.
Baca juga:
AS Bilang Rudal Korut Meledak saat Terbang, Guam Aman
Seperti dikutip dari kcnawatch, Sabtu (26/8/2017), Jong-un memantau jalannya latihan perang itu dari sebuah pos pengamatan. Ia juga mendapat laporan terkait latihan tersebut. Sebagai panglima tertinggi, Jong-un mengeluarkan perintah untuk memulai latihan setelah melakukan inspeksi ke pasukan khusus yang telah mengambil posisi untuk menyerang.
Pesawat tempur yang menerima perintah untuk sortie tak henti-hentinya memukul target musuh dengan keras. Beberapa peluncur rudal dari kaliber yang berbeda dan senapan senapan otomatis ditembakkan dalam latihan tersebut.
Dalam simulasi itu, rudal-rudal ditembakkan ke pula-pulau buatan yang diberi nama Paekryong dan Big Yonphyong.
Kim Jong-un pun mengungkapkan kepuasannya atas latihan perang tersebut. Ia pun memuji para perwira dan personil pasukan khusus yang ikut dalam latihan perang tersebut. Menurutnya formalisme telah diterapkan dalam latihan dan telah dilakukan secara beragam serta multilateral.
Latihan perang yang dilakukan oleh Korut ini dilakukan ditengah latihan perang bersama Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, Korut juga dilaporkan telah meluncurkan sejumlah rudal ke laut.
Korut menembakkan rudal balistik dari pantai timurnya pada Sabtu pagi. Komando Pasifik AS mengatakan telah mendeteksi tiga rudal diluncurkan, dua di antaranya gagal dalam penerbangan, sementara yang ketiga meledak sesaat ditembakkan.
Baca juga:
AS Bilang Rudal Korut Meledak saat Terbang, Guam Aman
(ian)