Sering Masturbasi, Para Pemuda China Gagal Jadi Tentara

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 05:10 WIB
Sering Masturbasi, Para...
Sering Masturbasi, Para Pemuda China Gagal Jadi Tentara
A A A
BEIJING - Kebiasaan sering masturbasi dan kegemaran menenggak minuman ringan telah menyebabkan para pemuda calon tentara gagal menjadi anggota Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Hal itu terungkap dari laporan Kementerian Pertahanan China tentang peningkatan kegagalan pemeriksaan fisik di antara para calon tentara.

Menurut laporan tersebut, kegagalan mencapai 56,9 persen tahun ini. ”Melihat seorang pria berusia 18 tahun dalam sekelompok liku-liku di pemeriksaan fisik (memberi kami) alasan untuk berpikir. Apa masalahnya?,” bunyi laporan di website kementerian tersebut.

Masalah itu ternyata pada kebiasaan gaya hidup yang buruk para calon tentara. Para pemuda yang menjalani tes fisik dan medis—termasuk pemeriksaan ginjal—diketahui menderita beberapa penyakit.

”Beberapa ahli percaya alasannya karna konsumsi jangka panjang minuman ringan, minuman anggur, mengonsumsi hot pot, makanan berlemak, begadang,” lanjut laporan itu.

Ketergantungan pada perangkat ponsel dan komputer menyumbang 46 persen dari kegagalan tes calon tentara. Mereka yang berlebihan kontak dengan layar komputer telah mengganggu penglihatan.

Anehnya, masturbasi juga dipandang sebagai masalah yang mempengaruhi nasib masa depan militer China. Laporan Kementerian Pertahanan negara itu memperingatkan bahwa kebiasaan masturbasi menyebabkan vena testis membesar.

Laporan kementerian itu awalnya dirilis di media sosial oleh People's Liberation Army Daily. Laporan itu kemudian memicu ledekan dari para pengguna media sosial.

Kementerian Pertahanan China mencoba menutupi masalah dalam perekrutan tentaranya. Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu meyakinkan masyarakat bahwa pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sebenarnya siap berperang.

”Proses perekrutan (tentara) China memiliki peraturan dan prosedur yang ketat,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. “Kualitas rekrutan kami terjamin, dan daerah hulu militer kami akan mengalir lama dan kuat.”

”Rekrutmen adalah fondasi pertahanan nasional, dan perekrutan yang berkualitas tinggi sangat penting bagi kemampuan tempur militer,” imbuh pernyataan tersebut, yang dilansir Russia Today, semalam (24/8/2017).
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
46 menit yang lalu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
1 jam yang lalu
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
1 jam yang lalu
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
2 jam yang lalu
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
2 jam yang lalu
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved