Obama Dituding Jadi Dalang Kerusuhan Virginia

Selasa, 22 Agustus 2017 - 15:52 WIB
Obama Dituding Jadi...
Obama Dituding Jadi Dalang Kerusuhan Virginia
A A A
WASHINGTON - Sebuah artikel yang dimuat situs American Thinker menyebut jika kerusuhan yang terjadi di Charlottesville, Virginia, telah diatur. Artikel itu menyebut sejumlah tokoh menjadi dalang dari kerusuhan tersebut salah satunya adalah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.

Artikel yang ditulis oleh Patricia McCarthy dengan judul "Charlottesville dan akibatnya: Bagaimana jika itu telah diatur?" menyebut Obama telah merencanakan dan mendalangi kerusuhan di Charlottesville pada 12 Agustus lalu. McCarthy juga menyebut Gubernur Virginia Terry McAuliffe, Walikota Charlottesville Michael Signer, dan investor miliarder George Soros ikut terlibat.

"Kampanye konyol oleh hampir semua media, baik Demokrat dan Republik, terlalu mudah memberi label kepada Trump semacam simpatisan rasis dan simpatisan Nazi mulai menimbulkan bau busuk dari sebuah orkestra yang sudah diatur," tulis McCarthy

"Kebakaran di Charlottesville mulai terasa seperti telah disiapkan, mungkin telah direncanakan dalam beberapa minggu atau bulan," sambungnya.

Terkait tulisan ini, perwakilan dari negara Idaho Bryan Zollinger mengatakan masuk akal jika kerusuhan di Virginia telah diatur. Ia pun mengatakan bahwa teori konspirasi itu benar adanya.

"Saya tidak mengatakan itu benar, tapi saya mengira jika hal itu benar-benar masuk akal," katanya, sembari menambahkan bahwa banyak aksi demonstrasi yang didanai oleh Soros seperti dikutip dari Washington Times, Selasa (22/8/2017).

Zollinger mengatakan bahwa dia menghargai bahwa ada seseorang di luar sana yang meminta orang untuk berpikir sendiri dan menggunakan logika serta alasan daripada memancarkan apa yang media, juga dikenal sebagai cabang komunikasi Partai Demokrat, jual.

Zollinger mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa sementara dia menganggap klaim dalam artikel American Thinker mungkin salah, mereka masih masuk akal.

"Kalau dipikir-pikir, mungkin sebuah kesalahan untuk mengunggahnya. Saya tidak bermaksud melakukannya untuk mengacaukan keadaan," katanya.

Aksi demonstrasi kaum nasionalis sayap kanan yang dijuluki "Unite the Right" pada 12 Agustus lalu berujung bentrokan dengan kelompok penentangnya. Kericuhan semakin memanas setelah sebuah mobil menyeruduk ke barisan para demonstran.

Sedikitnya 1 orang tewas dan 19 lainnya terluka akibat serangan mobil tersebut. Pihak kepolisian telah menetapkan pengendara mobil James Alex Fields Jr. dan menetapkannya sebagai tersangka dengan tuduhan melakukan pembunuhan tingkat dua.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
45 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved